Anak Buah Menkes Ungkap Ada Tunggakan Klaim RS 2020 Rp40,7 T

News - Khairun Alfi Syahri MJ, CNBC Indonesia
23 September 2021 11:30
Suasana ruang pasien Covid-19 yang kosong disalah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta, Senin (30/8/2021). Kasus Covid-19 di DKI Jakarta kini mulai terkendali dengan turunnya kasus baru, kasus aktif serta ketersediaan rumah sakit yang mulai menurun. Pantauan CNBC Indonesia dilokasi ruangan kosong terlihat dibeberapa lantai rumah sakit. 
Peti jenazah juga masih tersedia diruang lantai dasar rumah sakit. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Abdul Kadir menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI yang disiarkan di kanal Youtube Komisi IX DPR RI Channel, Kamis (23/09/2021). Dalam kesempatan itu, Abdul menjelaskan soal klaim layanan RS Covid-19 mencapai Rp 58 T.

"Sampai untuk bulan Juli kita punya anggaran sekitar Rp 58 triliun yang terdiri atas Rp 41 triliun lebih untuk anggaran 2021 dan Rp 16 triliun untuk anggaran 2020," ujar Abdul

Bagaimana dengan realisasi penuntasan klaim tersebut? Abdul menjelaskan realisasi terlihat sedikit karena anggaran baru masuk pada bulan ini. Perinciannya 67,3% untuk klaim 2021, sedangkan untuk tahun 2020 baru mencapai 24%.



Nilai klaim untuk tunggakan 2020 per 17 September 2021 mencapai Rp 40,7 triliun. Abdul menegaskan tidak akan menerima lagi tambahan untuk klaim layanan Covid-19.

"Kalau kami buka terus itu tidak akan pernah berhenti. Jadi kami tutup supaya kita bisa menghitung anggaran," tegasnya

Abdul juga menjelaskan alur atau mekanisme untuk mengajukan klaim. Salah satu poin penting adalah Kemenkes akan selalu berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan. Selain itu, sudah ada tim penyelesaian untuk menyelesaikan dispute di provinsi serta berkoordinasi dengan BPKP dan Kementerian Keuangan.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading