Top! RI Gandeng Dynavax, Google Health & Baylor Garap Vaksin

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
18 September 2021 12:55
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi (Ist Kementrian Luar Negeri)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia menegaskan terus berupaya berkolaborasi dengan pihak-pihak berkompeten dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, dirinya bersama Wakil Menteri I BUMN Pahala Mansury dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono baru saja menyepakati perjanjian bilateral dengan sejumlah instansi di Amerika Serikat dalam lawatan 16-17 September di LA dan Houston, AS.

Sejumlah instansi yang dimaksud di antaranya adalah Baylor College of Medicine (BCM), Dynavax Technologies, dan Google Health.


Secara rinci, Retno menjelaskan, pertemuan dengan BCM dan Dynavax untuk melakukan kerja sama dengan PT Bio Farma (Persero) dalam pengembangan seed vaccine dengan platform protein rekombinan.

"Dynavax adalah produsen salah satu adjuvant terbaik di dunia. Adjuvant adalah suatu zat yang berfungsi menguatkan seed vaccine protein rekombinan," jelas Retno dalam siaran resminya, Sabtu (18/9/2021).

"Sebagaimana diketahui, salah satu BUMN Indonesia di bidang farmasi, yaitu Bio Farma, tengah melakukan kerja sama pengembangan vaksin dengan Baylor College of Medicine dengan menggunakan platform protein rekombinan," kata Retno melanjutkan.

Kerja sama antara Bio Farma dengan Dynavax, kata Retno dalam rangka untuk membangun kemandirian vaksin. Ke depannya, Bio Farma dan Dynavax secara bersama-sama dapat mengembangkan vaksin mandiri platform protein rekombinan.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi (Ist Kementrian Luar Negeri)Foto: Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi (Ist Kementrian Luar Negeri)
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi (Ist Kementrian Luar Negeri)

Adapun, pengembangan vaksin antara Bio Farma dan BCM kata Retno saat ini sudah memasuki tahap uji pra-klinis dan segera dilanjutkan ke tahap uji klinis yang diharapkan dapat selesai pada akhir tahun ini.

Dalam pertemuannya dengan BCM, pemerintah Indonesia juga melakukan penandatanganan yang pertama 'Amandemen Agreement Bio Farma - BCM' dengan menambahkan kerja sama pengembangan seed vaccine untuk multi varian Covid-19, termasuk di dalamnya varian delta.

Selain itu juga dilakukan penandatangan atau MoU mengenai strategic partnership yang akan memperkuat kerja sama yang strategis beyond Covid-19.

"Termasuk misalnya mencakup pemagangan tim kita di Baylor," ujar Retno.

Kemudian, pemerintah dalam hal ini Bio Farma juga menjajaki kerjasama dengan Google Health, yang telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui solusi teknologi digital.

"Dan untuk mendukung konsep digital dan wellness corner pada 20-50 apotek milik BUMN di Indonesia," jelas Retno.

Pada kesempatan yang sama, Pahala menegaskan kerjasama dengan Google Health diharapkan dapat melakukan pengembangan sebagai antisipasi dalam penanganan medis.

Kerja sama dengan Google Health ini, kata Pahala merupakan kerja sama lanjutan, karena sebelumnya Indonesia sudah melakukan kerjasama untuk bisa melakukan pengembangan data mengenai masalah kesehatan di Indonesia.

"Tentunya dengan menjaga privasi yang ada, dan ini ke depannya, Google sebagai perusahaan teknologi dengan kemampuan artificial intelligent yang baik untuk bisa melakukan pengembangan preemptive medication," jelas Pahala.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading