Turun Terus! Kasus Covid-19 di RI Hari Ini 3.145 Pasien

News - dob, CNBC Indonesia
16 September 2021 18:28
Vaksinasi pelaku usaha di Thamrin City. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia- Kasus baru Covid-19 di Indonesia kembali melandai yang membuat kasus aktif terus turun hingga ke bawah 75.000 kasus.

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Kamis (16/9/2021) dengan terjadi penambahan 3.145 kasus baru di Indonesia. Jumlah ini, menurun dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat 3.948 orang. Kondisi ini membuat total kasus positif Covid-19 di Indonesia menembus 4,181 juta orang.

Seperti hari-hari sebelumnya, kasus kesembuhan terpantau masih tinggi. Hari ini pasien sembuh bertambah 14.633 orang, sehingga totalnya menjadi 3.968.152 orang. Penambahan pasien sembuh yang jauh lebih banyak dibandingkan kasus baru setiap harinya membuat kasus aktif atau pasien yang membutuhkan perawatan pun semakin berkurang.


Saat ini jumlah kasus aktif mencapai 73.238 orang, turun dibandingkan hari sebelumnya 84.963 orang. Sayangnya, kasus kematian juga masih terus bertambah. Hari ini kasus kematian bertambah 239 orang, sehingga totalnya hampir menembus 140 ribu orang atau teoatnya 139.919 orang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kesekian kaiinya menegaskan bahwa masyarakat harus mempersiapkan diri untuk hidup berdampingan dengan Covid-19.

Berbicara saat memberikan keterangan pers kala peninjauan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Jokowi mengatakan wabah corona tidak akan hilang dalam sekejap.

"Kita harus mulai belajar hidup berdampingan dengan Covid-19 karena memang covid ini tidak akan hilang secara total dari negara kita," kata Jokowi.

Jokowi yang didampingi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan dan Gubernur Aceh Nova Iriansyah menjelaskan tujuannya datang ke Aceh untuk memastikan program vaksinasi berjalan lancar.

"Untuk memastikan ada percepatan vaksinasi di Provinsi Aceh. Dan kita harapkan melalui kegiatan vaksinasi ini, total ada 30 ribu masyarakat yang akan tervaksin dan 42 ribu santri dan pelajar," kata Jokowi.

Vaksinasi sendiri dilakukan secara jemput bola (door to door) untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Diharapkan dengan vaksinasi, bisa memberikan perlindungan lebih dari ancaman Covid-19.

"Ini merupakan salah satu kunci untuk menghambat penyebaran Covid-19 dan kita harapkan dengan percepatan vaksinasi, penyebaran Covid-19, laju penyebarannya bisa kita kendalikan," jelasnya.

"Kita berharap, semakin banyak masyarakat divaksin akan memberikan perlindungan maksimal kepada kita semua," kata eks Gubernur DKI Jakarta itu.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading