Fluktuatif, Kasus Covid-19 di RI Bertambah 3.948 Orang

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
15 September 2021 17:16
Pengunjung mall mengikuti vaksinasi Pfizer dari Puskesmas Kecamatan Cilandak di Mall Cilandak Town square, Jakarta, Selasa, 31/8.  Puskesmas Kecamatan Cilandak menggelar program vaksinasi tersebut untuk masyarakat umum. Proses penyuntikan vaksin mulai pukul 08.00 WIB hingga kuota habis sebanyak 500 orang. Informasi pendaftaran vaksinasi itu didapat dari unggahan di akun Instagram @puskesmaskecamatancilandak, pada Rabu, 25 Agustus 2021. Khusus untuk vaksin hari ini, Kamis, 26 Agustus 2021, pendaftaran bisa dilakukan dengan mengakses link https://www.serbuanvaksin24.org. Dalam surat Dinkes DKI juga menjelaskan sejumlah syarat untuk mendapatkan vaksin Pfizer. Diantaranya, dialokasikan untuk masyarakat umum yang belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis 1 maupun dosis 2. Kemudian, sasaran juga termasuk bagi ibu hamil, ibu menyusui, masyarakat yang memiliki kondisi immunocomprised seperti autoimun, komorbid berat, penyakit kronis dan gangguan imunologi lainnya.(CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus positif di Indonesia bertambah 3.948 menjadi 4.174.164 hingga Rabu (15/9/2021) pukul 12.00

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kesehatan tersebut, tambahan tersebut tercatat mengalami kenaikan dibanding hari sebelumnya. Di mana pada Selasa (14/9/2021) angka positif sehari tercatat 4.128 orang.

Adapun kasus aktif turun 7.365 menjadi 84.963 orang. Sebanyak 232.441 spesimen diperiksa hari ini. Tercatat jumlah suspek per hari ini adalah 333.326 orang.


Selanjutnya, tambahan kasus sembuh ada 11.046 menjadi 3.953.519 orang. Meski tambahan kasus positif melandai dan kesembuhan bertambah, kasus kematian juga masih terpantau naik.

Dalam sehari, tambahan kasus kematian terpantau 267 orang. Dengan tambahan tersebut, kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia hingga saat ini menjadi 139.682 kasus.

Informasi saja, pemerintah kembali kedatangan vaksin COVID-19, pada Rabu (15/9). Kedatangan kali ini merupakan kedatangan tahap ke 62 berupa vaksin Pfizer sejumlah 274.950 dosis vaksin jadi.

"Dengan kedatangan ini membuat total vaksin yang sudah tiba di Indonesia dalam bentuk Bulk dan Jadi adalah sekitar 240 juta dosis," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Rabu (15/9).

Menurutnya, ketersediaan vaksin COVID-19 dipastikan aman dan dapat mendukung percepatan vaksinasi dengan target 2 juta orang per hari. Dia memastikan, pemerintah terus berupaya keras untuk mendatangkan vaksin dan segera menyalurkannya ke seluruh lokasi vaksinasi di Indonesia.

Perkembangan vaksinasi hingga saat ini, lanjut Usman, pemerintah akan berfokus untuk menggenjot vaksinasi untuk kelompok lansia dan remaja. Tercatat, realisasi vaksinasi untuk kelompok masyarakat lansia baru sekitar 26,43% untuk dosis 1 dan 18,73% untuk dosis 2. Sementara itu, realisasi vaksinasi kelompok remaja mencapai 11,83% untuk dosis 1 dan 8,12% untuk dosis 2.


[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading