Kedatangan Vaksin ke-62, RI Dorong Vaksinasi Lansia & Remaja

News - dob, CNBC Indonesia
15 September 2021 16:45
Kedatangan Vaksin Covid-19 Pfizer Tahap ke 62 (Kemenkominfo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah kembali kedatangan vaksin COVID-19, pada Rabu (15/9). Kedatangan kali ini merupakan kedatangan tahap ke 62 berupa vaksin Pfizer sejumlah 274.950 dosis vaksin jadi.

"Dengan kedatangan ini membuat total vaksin yang sudah tiba di Indonesia dalam bentuk Bulk dan Jadi adalah sekitar 240 juta dosis," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Rabu (15/9).

Menurutnya, ketersediaan vaksin COVID-19 dipastikan aman dan dapat mendukung percepatan vaksinasi dengan target 2 juta orang per hari. Dia memastikan, pemerintah terus berupaya keras untuk mendatangkan vaksin dan segera menyalurkannya ke seluruh lokasi vaksinasi di Indonesia.


Perkembangan vaksinasi hingga saat ini, lanjut Usman, pemerintah akan berfokus untuk menggenjot vaksinasi untuk kelompok lansia dan remaja. Tercatat, realisasi vaksinasi untuk kelompok masyarakat lansia baru sekitar 26,43% untuk dosis 1 dan 18,73% untuk dosis 2. Sementara itu, realisasi vaksinasi kelompok remaja mencapai 11,83% untuk dosis 1 dan 8,12% untuk dosis 2.

Dirjen IKP menjelaskan, vaksinasi untuk kelompok lansia sangat penting karena kelompok tersebut memiliki tingkat kematian akibat COVID-19 cukup tertinggi. "Adapun vaksinasi untuk kelompok masyarakat usía 12-17 tahun juga perlu dipercepat untuk mendukung kelancaran Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas secara aman," ujarnya.

Usman juga mengingatkan, selain vaksinasi, dengan memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan, serta penguatan 3 T (testing, tracing, dan treatment) merupakan langkah penting mempercepat pemulihan kesehatan, membangkitkan produktivitas, dan mengakhiri pandemi.

"Ayo tetap disiplin memakai masker. Bagi yang belum vaksin segera divaksin, jika sudah, ajak orang tua, keluarga, saudara, orang di lingkungan sekitar untuk divaksin," kata Usman.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading