Booming Brompton Selesai Harga Hancur, Pedagang Buka Rahasia!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
15 September 2021 16:20
Ilustrasi Penjual Sepeda. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga sepeda Brompton tengah mengalami fase anjlok dalam beberapa bulan terakhir di pasar dalam negeri. Penyebab utama turunnya harga karena permintaan sudah tidak setinggi tahun lalu, sementara stoknya sudah jauh lebih melimpah. Pedagang pun mengakui penurunan harga tak bisa dihindari.

"Karena barang sudah banyak lagi, sesuai hukum ekonomi, barang kosong permintaan naik ya harga naik, kalau barang banyak, permintaan turun, harga ikut turun," kata pengelola toko sepeda Spin Warriors di BSD, Sonny Wahjudi kepada CNBC Indonesia, Rabu (15/9/21).

Kondisi berbeda terjadi dengan tahun lalu, kala itu harga sepeda Brompton sudah sangat tinggi dan cenderung tidak wajar. Namun, peminatnya tetap ada dan rela mengantre untuk mendapatkan unit. Bahkan ketika unitnya baru tiba di toko, maka dengan cepat ludes terjual.


"Karena barang dikit misal datang 10 unit, langsung habis karena barang sedikit, datang 20 unit, langsung habis, barang dikit peminat banyak, jadi kita nggak bisa ngomong sebulan berapa. Tapi tergantung sebulan berapa yang datang, itu terjual," jelasnya.

Ketika setiap unit cepat terjual di tahun lalu, maka di tahun ini sangat berbeda. Menurunnya penjualan bukan hanya terjadi di sepeda Brompton, namun juga sepeda lipat umumnya.

"Penurunan pasti, persentase (turun penjualan) sepeda lipat cukup banyak karena tahun lalu nggak bisa digunakan sebagai ukuran, kejadian luar biasa, betul-betul booming, setelah itu grafik turun. 50% ada," sebut Sonny.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading