Covid Mulai Jinak, Menko Airlangga Pede Ekonomi Ngegas Lagi

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
15 September 2021 10:30
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers menuju Presidensi G20 Tahun 2022. (Tangkapan Layar Youtube/FMB9ID_IKP) Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers menuju Presidensi G20 Tahun 2022. (Tangkapan Layar Youtube/FMB9ID_IKP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah optimis pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hingga tahun depan. Pada tahun 2022 diproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,2%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan semua negara berupaya bangkit dari pandemi. Sehingga pengendalian angka penularan virus corona menjadi salah satu instrumen pemulihan ekonomi.


Dimana terlihat pada Q2, perekonomian Indonesia sudah dapat tumbuh 7,07% tertinggi dalam 16 tahun terakhir, begitu juga Vietnam yang tumbuh 6,6% dan Korea Selatan sebesar 5,6%.

Airlangga mengatakan semua sektor menunjukan pemulihan, sejalan dengan arus mobilitas yang naik. Sementara menurut dia pembatasan yang terjadi pada bulan Juli dan Agustus sifatnya hanya sementara.

"Pengetatan dan pembatasan Juli - Agustus hanya sementara," katanya dalam webinar UOB Economic Outlook 2022, Rabu (15/9/2021).

Sehingga pada sisa tahun Q1 tahun ini Airlangga masih positif ekonomi Indonesia dapat tumbuh, begitu juga pada tahun depan.

"Diharapkan perekonomian dapat tumbuh ekspansif di Q4 2021, ekonomi Indonesia diproyeksikan dapat tumbuh 3,7% - 4,5% di tahun 2021, dan tumbuh 5,2% di tahun 2022," katanya.

Menurut Airlangga proyeksi ekonomi Indonesia ini sejalan dengan ekspektasi pemulihan ekonomi global. Untuk mencapai target itu pemerintah terus mendorong strategi pengendalian pandemi.

Mulai dari vaksinasi, peningkatan 3T, peningkatan disiplin protokol kesehatan, serta pengendalian mobilitas melalui aturan PPKM. Menurut Airlangga dosis vaksin pada bulan September ini dapat ditingkatkan menjadi 2-2,3 juta jiwa per hari, sehingga target 208 juta jiwa di akhir tahun 2021 terpenuhi. Selain itu fasilitas pelayanan kesehatan juga terus ditingkatkan.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading