Afghanistan Kritis di Ujung Tanduk, PBB Turun Tangan!

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
13 September 2021 14:35
Pasukan Taliban. (REUTERS/STRINGER)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (13/9/2021) mengadakan konferensi khusus mengenai Afghanistan. Konferensi itu dibuat untuk mengumpulkan dana untuk mencegah krisis kemanusiaan di negara itu.

Mengutip Reuters, acara itu sendiri akan dihadiri oleh pejabat tinggi PBB termasuk Guterres, kepala Komite Internasional Palang Merah Peter Maurer, serta puluhan perwakilan pemerintah termasuk menteri luar negeri Jerman Heiko Maas.

Menurut lembaga pangan PBB, World Food Programme (WFP), mereka berharap dapat mengumpulkan dana sebesar US$ 600 juta dari acara konferensi ini.

"Sekarang berpacu dengan waktu dan salju untuk memberikan bantuan penyelamatan jiwa kepada orang-orang Afghanistan yang paling membutuhkannya," kata wakil direktur regional WFP Anthea Webb.

"Kami benar-benar memohon dan meminjam untuk menghindari stok makanan habis."

Langkah ini sebelumnya sudah dilakukan oleh China. Beijing pada pekan lalu memberikan bantuan sebesar US$ 31 juta atau setara Rp 442 miliar kepada Negeri Asia Tengah itu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Hua Chunyin menyebut bahwa bantuan itu berupa makanan, pasokan musim dingin, obat-obatan dan vaksin virus corona.

"Untuk penggunaan darurat bagi rakyat Afghanistan," ujarnya dalam sebuah pernyataan di forum pertemuan Menlu negara tetangga Afghanistan.

Situasi ekonomi di negara itu semakin kacau bahkan sejak Taliban berkuasa. Sebelumnya sekitar setengah dari populasi atau 18 juta orang bergantung pada bantuan. Dengan berkuasanya Taliban, masyarakat Afghanistan diprediksi akan semakin kesusahan karena banyak bantuan internasional dan aset-aset luar negeri milik negara itu yang dibekukan sementara.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dear Taliban, Ekonomi Afghanistan di Ambang Kehancuran


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading