Varian Ganas Mu & Strategi RI Agar Selamat

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
08 September 2021 07:45
Infografis/ Ada Ancaman Varian Mu, ini skenario RI hadapi gelombang 3/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah bersiap menghadapi gelombang ketiga karena adanya varian baru dari virus corona yang bernama Mu atau B.1.621.

Pada Selasa (31/8/2021), WHO mengumumkan adanya varian Covid-19 bernama Mu, yang pertama kali ditemukan di Kolombia pada Januari lalu. Menurut WHO, varian tersebut memiliki mutasi yang menunjukkan risiko resistensi terhadap vaksin dan menekankan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahaminya.


Atas dasar inilah, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso mengatakan saat ini varian Mu tersebut sudah ditemukan di kawasan Asia, yakni di Jepang dan Hong Kong.

"Di Asia dibawa oleh pendatang di Hong Kong. Di Hong Kong break pertama jenis ini ditemukan pada Januari. Sudah (tersebar) di 39 negara untuk virus jenis ini," jelas Suharso dalam pertemuan dengan media di kantornya, pekan lalu.

Dia menambahkan, Bappenas diberi mandat dan ditugasi oleh negara untuk menyusun dan harus mempertimbangkan hal ini. Karena bagaimanapun juga faktor-faktor strategi internasional dan faktor lingkungan harus menghitungkan langkah-langkah tersebut.

Suharso dalam paparannya menyebutkan terjadi adanya potensi gelombang ketiga di Indonesia. Namun, pemerintah berharap penularan gelombang ketiga bisa diantisipasi jika masyarakat patuh menjalani protokol kesehatan.

"Gelombang ketiga, kita harapkan tidak terjadi. Sekarang yang menjadi concern (pemerintah) sudah ada untuk mengantisipasi varian Mu," jelas Suharso.

Salah satu upaya yang akan dilakukan Indonesia, di antaranya yakni perluasan vaksinasi Covid-19 dilakukan dengan cepat. Untuk mencapai herd immunity maka vaksin yang sudah ada terus digunakan karena efektif mengurangi severity/hopitalisasi.

Sambil menghabiskan vaksin yang telah tersedia, pemerintah juga akan melakukan pengadaan vaksin dengan efiasi yang tinggi, seperti Moderna, Pfizer, Janssen, Astrazeneca, dan vaksin lainnya.

Selain itu juga, pemerintah akan memberikan dukungan riset vaksin untuk mengantisipasi mutasi virus dan ketersediaan vaksin dalam negeri. Serta akan melakukan penyediaan vaksin untuk mengantisipasi mutasi dan transisi menjadi endemi.

"Dalam kondisi apapun, vaksinasi merupakan game changer utama yang lebih permanen," jelas Suharso.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading