Terungkap! Ini Senjata Houthi Untuk Menyerang Kilang Aramco

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
05 September 2021 18:10
A view of North Korea's missile launch on Thursday, in this undated picture released by North Korea's Central News Agency (KCNA) on July 26, 2019.  KCNA/via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. REUTERS IS UNABLE TO INDEPENDENTLY VERIFY THIS IMAGE. NO THIRD PARTY SALES. SOUTH KOREA OUT.

Jakarta, CNBC Indonesia - Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, mengumumkan bahwa mereka merupakan dalang dan pihak yang bertanggung jawab atas serangan rudal balistik ke fasilitas minyak Arab Saudi. Hal ini langsung diungkapkan oleh juru bicara kelompok itu.

"Houthi menyerang fasilitas minyak milik Saudi Aramco di Ras Tanura, di timur kerajaan, dan lokasi lain termasuk Jeddah, di pantai Laut Merah," ujar juru bicara kelompok yang didukung Iran itu.

"Houthi menyerang dengan drone dan rudal balistik."


Sebelumnya otoritas Saudi mengatakan bahwa terjadi serangan rudal balistik yang menargetkan fasilitas minyak di kota Dammam. Serangan itu berhasil dicegat dan rudal itu pecah di udara. Dilaporkan ada kerusakan akibat serpihan rudal yang jatuh.

"Rudal itu dicegat di pinggiran kota Dammam, dengan pecahan peluru yang tersebar melukai dua anak Saudi dan menyebabkan kerusakan ringan pada 14 rumah," kata pernyataan yang dibawa oleh kantor berita negara SPA.

Selain di Dammam, Saudi juga mengatakan bahwa mereka juga mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang ditembakkan menuju Jazan dan Najran di bagian selatan negara itu.

Houthi sendiri mendapat dukungan besar dari Iran. Hingga saat ini, kelompok itu memiliki riwayat atas beberapa serangan terhadap instalasi minyak Saudi dan juga serangan terhadap beberapa kapal tanker asing yang bersandar di pelabuhan minyak Saudi.

Ketegangan antara Riyadh dan Houthi terjadi saat koalisi militer pimpinan Saudi melakukan intervensi di Yaman pada tahun 2015. Mereka mendukung pasukan pimpinan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang merupakan musuh Houthi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Arab Saudi Kembali Cegat Serangan Rudal Houthi


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading