Catat! Proyek Tol Akses Bandara Kertajati Selesai September

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
31 August 2021 13:35
Pembangunan Ruas Tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. (Dok. Kemen PUPR)

Jakarta, CNBC Indonesia - Proyek pembangunan ruas Jalan Tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dipastikan rampung bulan depan. Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau ruas Jalan Tol Akses BIJB Kertajati, Senin (30/8/2021).

Ruas itu terkoneksi dengan Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) sepanjang 3,38 km dan Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 60,10 km.

"Luar biasa bisa selesai September 2021. Kualitas baik dan rapi. Selamat dan terima kasih," tulis Basuki.

Usai meninjau ruas tersebut, Basuki juga langsung meninjau lokasi pembangunan Junction Dawuan pada Seksi 6 Tol Cisumdawu. Melihat progres pembebasan lahan yang sudah mencapai 79,08% pada seksi 3-6 Tol Cisumdawu, Basuki optimis konstruksinya daoat rampung pada Desember 2021.

"Terus semangat untuk Desember 2021 tuntas. Terima kasih dan selamat bekerja," tulis Basuki.

Kedua ruas tersebut mendukung pengoperasian BIJB Kertajati sekaligus mendukung pengembangan segitiga kawasan pertumbuhan ekonomi, yaitu Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, dan kawasan di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta sebagai sebuah kawasan industri yang saling terkoneksi dan saling mendukung agar berdaya saing.



Basuki mengatakan, dengan dibangunnya ruas Tol Akses Bandara bersamaan dengan target rampungnya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu pada akhir tahun 2021, diharapkan akan mendukung konektivitas menuju ke bandara dengan mengurangi waktu tempuh dari Bandung sekitar 3 jam menjadi 1 jam.

Pembangunan jalan tol akses menuju BIJB Kertajati yang terkoneksi dengan Tol Cipali dimulai dari KM 158+700. Secara teknis jalan tol utama memiliki 4 lajur untuk dua arah dengan lebar 3,6 meter. Sementara untuk akses ramp memiliki lebar lajur 4 meter yang dilengkapi 2 jembatan.

Konstruksi ruas tol ini mulai dibangun sejak kontrak pekerjaan 28 September 2020 dengan progres pembangunan hingga 31 Agustus 2021 telah mencapai 96%. Pembangunannya dilaksanakan PT. Lintas Marga Sedaya selaku pemegang konsesi dan juga PT Pembangunan Perumahan (Persero) dan PT ACSET Indonusa Tbk. selaku kontraktor pelaksana dengan nilai proyek sebesar Rp 692 miliar.

Sedangkan untuk Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun. Dari keenam seksi, Seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Saat ini progres seksi 1 dan 2 secara keseluruhan sebesar 92,35%.

Kemudian Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Berdasarkan data per 27 Agustus 2021, untuk Seksi 3 dari Sumedang ke Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100%. Kemudian pembangunan Seksi 4 Cimalaka - Legok sepanjang 8,20 km pembebasan lahannya sudah 67,27%, seksi 5 Legok - Ujungjaya sepanjang 14,9 km progres lahan sebesar 73,77%. Sedangkan seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progres konstruksinya sudah 47,01%.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading