Derita Usaha Warteg: Dulu Omzet Rp3 Juta, Sekarang Rp300 Ribu

News - Khairun Alfi Syahri MJ, CNBC Indonesia
02 August 2021 16:15
Ilustrasi warteg. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 yang diikuti dengan kebijakan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah berdampak besar tehadap usaha warung makan. Demikian dipaparkan Ketua Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni dalam program Profit CNBC Indonesia Senin (02/08/2021)

"Penurunan omzet hampir 50-90% omset kita turun. Yang dulunya sebelum pandemi menghasilkan sekitar 3 juta terus sekarang cuma tiga ratus ribu, bahkan ada yang tutup," ujarnya.




Perkiraan kasar Kowantara, ada sekitar 50% pengusaha maupun pekerja warteg yang pulang kampung.

"Artinya bahwa covid ini sangat-sangat berdampak pada usaha kami. Apalagi ini PPKM lebih berat dari pada PSBB," kata Mukroni.

Selain itu Mukroni juga mengatakan, apabila PPKM diperpanjang lagi, banyak dari usaha warteg yang akan gulung tikar. Oleh karena itu, dia berharap agar ada kebijakan dari pemerintah untuk solusi terhadap warteg agar tidak banyak yang gulung tikar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Aturan Waktu Makan 20 Menit di Warteg, Pengusaha Bingung!


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading