IMF Revisi Ekonomi RI Jadi Tumbuh 3,9%, Ini Respons Kemenkeu

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
28 July 2021 14:20
Febrio Kacaribu. (Dok: Universitas Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional baru saja merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2021 dari 4,3% menjadi 3,9%. Proyeksi tersebut sejalan dengan asumsi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memperkirakan 3,7-4,5%.

Penurunan proyeksi tidak lepas dari lonjakan kasus covid-19 dalam dua bulan terakhir. Sehingga pemerintah kembali memperketat aktivitas masyarakat.

"Pandemi Covid-19 memberikan ketidakpastian yang sangat tinggi terhadap ekonomi. Kita perlu sangat hati-hati dan terus menjaga disiplin pada protokol kesehatan. Kita juga belajar bahwa akselerasi vaksinasi menjadi salah satu kunci utama pengendalian kasus", ujar Febrio dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/7/2021).


Pemerintah juga mewaspadai kemungkinan percepatan normalisasi kebijakan moneter AS sebagai implikasi dari pemulihan ekonomi yang cepat, yang dapat mendorong pembalikan arus modal menuju negara tersebut.

Indonesia, kata Febrio akan terus mengambil manfaat dari prospek ekonomi global yang masih kondusif, sembari terus mewaspadai risiko-risiko yang ada. Permintaan produk ekspor yang diperkirakan masih baik seiring solidnya outlook pertumbuhan global menjadi peluang untuk terus mendorong kinerja manufaktur di 2021.

Di samping itu, vaksinasi memang merupakan salah satu kebijakan kunci bagi setiap negara untuk mengendalikan pandemi Covid-19. Pemerintah menargetkan vaksinasi harian di tingkat 1,5 juta dosis, dan akan terus ditingkatkan secara gradual.

Per 27 Juli 2021, total kumulatif vaksin yang telah diberikan pada masyarakat mencapai 63,94 juta dosis. Pemerintah juga telah memastikan bahwa jumlah vaksin tersedia agar percepatan vaksinasi dapat dilaksanakan sesuai target.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Efek Lonjakan Covid-19 Ganggu Target PDB Q3? Ini Kata BKF


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading