Ramalan IMF

Laporan IMF Juli: Ekonomi RI Kalah dari Malaysia & Filipina!

News - Maikel Jefriando, CNBC Indonesia
28 July 2021 11:30
The World Bank headquarters building is decorated ahead of the IMF/World Bank spring meetings in Washington, U.S., April 8, 2019. REUTERS/Yuri Gripas

Jakarta, CNBC Indonesia - Mutasi virus corona varian delta menyebar sangat cepat dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu turut memukul perekonomian negara berkembang, khususnya di Asia.

Dalam laporan IMF bulan Juli, seperti yang dikutip CNBC Indonesia Rabu (28/7/2021), Indonesia ternyata mendapat pukulan paling keras dari varian tersebut.

Kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia terjadi sejak akhir Juni 2021. Kasus Covid-19 mencapai rekor tertinggi sepanjang pandemi, yaitu di atas 50 ribu orang per hari. Begitu juga dengan kematian yang kemarin di atas 2000 per hari.


Kondisi ini direspons pemerintah dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dan dilanjutkan dengan PPKM level 3 dan 4 dengan tujuan mengurangi mobilitas masyarakat demi meredam penyebaran kasus.

Dampak negatifnya adalah tertahannya laju pemulihan ekonomi nasional. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia turun ke 3,9% dari proyeksi sebelumnya 4,3%.

Bila dibandingkan dengan negara di kawasan Asia Tenggara, maka Indonesia hanya sedikit di atas Thailand, namun di bawah Malaysia dan Filipina. Posisi Indonesia juga tampak buruk dibandingkan dengan negara berkembang di dunia.

Berikut daftar pertumbuhan ekonomi sesuai laporan IMF:

  • Indonesia 3,9%
  • Malaysia 4,7%
  • Thailand 2,1%
  • Filipina 5,4%
  • Rusia 4,4%
  • Turki 5,8%
  • Pakistan 3,9%
  • Argentina 6,4%
  • Brasil 5,3%
  • India 9,5%

[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading