Terungkap! Ini Cara Menteri Desa Cegah Penyelewengan BLT

News - yun, CNBC Indonesia
16 July 2021 17:00
10.000 BUMDes Akan Jadi Badan Hukum, Ini Manfaatnya! (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar menjelaskan bagaimana pengawasan dari penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Pertama dari sisi penerima manfaat, atau keluarga penerima, apakah penerima itu layak atau tidak. Mekanisme dari pendataan di tingkat RT oleh relawan desa dari RT itu, supaya sejak awal paham peta, di mana jumlahnya minimal 3 orang," katanya kepada CNBC Indonesia pada program Economic Update di Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Kedua adalah melalui Pusdes, semua data yang sudah didata tersebut, itu dibawa ke Musyawarah Desa, guna memaparkan hasil pendataan. Musdes tersebut dihadiri oleh representasi kelompok di desa yang terdiri dari tokoh agama hingga pemuda, perempuan, keluarga miskin, sesuai dengan aturan main.


"Filter ketiga dilakukan penempelan di tempat terbuka di balai desa sehingga setiap saat bisa dievaluasi oleh seluruh warga. Dengan demikian transparansi keluarga penerima manfaat sangat transparan," tegasnya.

Adapun pengawasan lainnya dilakukan oleh inspektorat sesuai aturan main yang ada dan akan dicek oleh Pihak Kabupaten apakah ada yang overlapping antara penerima BLT, Pangan Non Tunai dan sebagainya. Karena syarat utama KPM adalah kena dampak Covid-19 dan belum menerima dana apapun baik oleh Pemerintah Pusat melalui APBN dan Pemda.

Informasi saja, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa sampai 15 Juli 2021 mencapai Rp 5,9 triliun. Data tersebut merupakan akumulasi sejak Januari hingga Juli dan ada lebih dari 5,1 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Kemudian sampai dengan di bulan Juli sekarang ini ada 291.471 KPM dan ini terus bergerak naik tiap hari dipantau," katanya.

Selanjutnya sampai 15 Juli, total dana desa yang sudah disalurkan mencapai Rp 29,44 triliun yang tersebar di 70.083 desa dari 74.691 desa di tahap pertama. Adapun untuk tahap kedua yang berjalan mulai Juli sampai Desember, akan ada 13.509 desa yang menerima dana desa tersebut.

"Tahap kedua, mulai Juli sampai Desember, totalnya Rp 3,77 triliun yang disalurkan. Ini progress dana desa dan pemanfaatan dana desa untuk BLT," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading