Idul Adha

RI 'Kebanjiran' Sapi Impor Nyaris Rp 800 Miliar

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
15 July 2021 20:57
Sapi Limosin Simental Berat 1,142 kg dengan Harga Rp 80 juta.(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Juni 2021, Indonesia telah melakukan impor sapi ternak yang nilainya mencapai US$ 55 juta atau setara dengan Rp 797,5 miliar (kurs Rp 14.500/US$).

"Selama Juni 2021 ini untuk impor ternak jenis lembu tercatat US$ 55 juta atau naik 14,56% jika dibandingkan bulan lalu (Mei 2021)," jelas Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers, Kamis (15/7/2021).

Margo juga mengatakan, Indonesia selain melakukan impor sapi ternak, diketahui juga melakukan impor daging sapi yang nilainya mencapai US$ 64,9 juta atau setara Rp 941 miliar. Impor daging sapi tersebut naik 4,71% jika dibandingkan dengan realisasi impor daging sapi pada Mei 2021.


Selanjutnya secara tahunan impor sapi ternak ini memang mengalami kenaikan yang signifikan 41,87% dibandingkan realisasi impor pada Mei 2021. Kemudian impor daging sapi naik 51,03% dibandingkan bulan sebelumnya.

"Jadi untuk impor ternak jenis lembu secara year on year (tahunan) naik 41,87% dan impor daging lembu year on year naik 51,03%," jelas Margo.

Kendati demikian, khusus untuk sapi kurban, Margo menyatakan saat ini kebutuhannya masih bisa dipenuhi dari dalam negeri. Menurutnya, BPS tidak menemukan adanya lonjakan impor sapi kurban pada Juni 2021 ini.

"Sehingga pada bulan Juni ini tidak terjadi lonjakan impor. Dilihat dari data, sapi ini tidak mengalami lonjakan (impor). Ini mengindikasikan bahwa pemenuhan untuk kurban masih bisa dicukupi dari dalam negeri," kata Margo.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

RI Sudah Impor Daging Sapi Brasil, Harga Kok Belum Turun?


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading