Buruh Ngenes! Suka Tak Suka Corona Picu Gaji Pekerja Dipotong

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
15 July 2021 20:29
Infografis/ Gaji ke-13 PNS Cair 1 Juni, Cek Besaran Tiap Golongan!/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Selama 1,5 tahun pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia, telah menghancurkan berbagai sendi ekonomi. Berdasarkan survei Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) para pekerja khususnya yang berpenghasilan rendah banyak mengalami pemotongan gaji.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut bahwa pemotongan gaji sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu, kondisi makin parah setelah adanya penerapan PPKM darurat, ada beberapa kategori pekerja yang kena dampak.

Pertama, adalah pekerja di industri padat modal seperti pertambangan, otomotif, elektronik, hingga pabrik baja yang mendapat gaji pokok secara penuh, namun tunjangan tidak tetapnya yang dipotong seperti tunjangan, transportasi, kehadiran dan lainnya.


"Kedua, labour insentive padat karya itu upahnya dipotong bervariasi 25%, ada yang 50%, contoh di tekstil, garmen, sepatu, makanan dan minuman, komponen elektronik, keramik percetakan. Kemudian terakhir yang nggak dibayar sama sekali itu perusahaan ritel, logistik, transportasi, hotel. Seperti hotel Melati dipanggil kalo ada okupansi, itu dibayar, makanya harian," kata Iqbal kepada CNBC Indonesia, Kamis (14/7/21).

Ketiga, kategori yang tidak ada bayaran sama sekali umumnya berasal dari sektor yang sangat terdampak dan habis-habisan akibat terbatasnya mobilitas. Selain tidak dibayar, pekerja pun tidak terkena PHK. Pasalnya, perusahaan tidak mampu membayar pesangon.

Senada dengan ungkapan tersebut, survei Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE). Research Manager IBCM Nizma Fadila mengatakan sebanyak 57% karyawan dengan pendapatan rendah, yaitu di bawah Rp 5 juta per bulan, mengalaminya.

Angka ini lebih besar bila dibandingkan dengan karyawan berpenghasilan di atas Rp 10 juta per bulan. Di mana mereka yang mengalami pemotongan gaji sebesar 47%.

Data ini diperoleh melalui survei mengenai dampak Covid-19 terhadap karyawan swasta di Indonesia. Survei ini dilakukan pada dua gelombang yaitu Mei dan Desember 2020.

Lebih lanjut, waktu kerja dan gaji karyawan, dari survei itu menunjukkan keadaan yang sudah kembali normal seperti sebelum pandemi. Tetapi dampak dari pandemi pada penghasilan mereka sama antara survei di Mei dan Desember 2020.

"Semua pekerja hotel dan restoran yang disurvei mengalami dampak negatif pada jam kerja dan pendapatan mereka; pekerja ini lebih cenderung perempuan," ujar Nizma Fadila dalam siaran pers yang diterima CNBC Indonesia, Kamis (15/7/2021).


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading