Internasional

Ngeri, Inggris Terancam Konfrontasi dengan Rusia

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
25 June 2021 06:30
Rusia Tembak Kapal Perang Inggris

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan tengah terjadi antara Inggris dan Rusia, Kamis (24/6/2021). Kremlin menuduh Inggris menyebarkan kebohongan soal konfrontasi kapal perang di Laut Hitam.

Negeri Presiden Vladimir Putin itu bahkan memperingatkan London. Rusia akan menanggapi dengan tegas setiap tindakan Inggris, yang disebut provokatif, terutama di lepas pantai Krimea yang diklaim negara itu.


Mengutip Reuters, Rusia memanggil duta besar Inggris di Moskow, Deborah Bronnert, untuk teguran diplomatik resmi. Rusia menyebut kapal perang Inggris melanggar teritori perairannya, meski Negeri Ratu Elizabeth menyebutnya milik Ukraina.

"Dengan jelas berbohong," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Konfrontasi kedua negara terjadi saat kapal perusak Inggris, HMS Defender, mengunjungi pelabuhan Ukraina, Odessa. Inggris memiliki perjanjian untuk meningkatkan kapasitas angkatanb laut Kiev.

Di saat yang sama, Rusia melakukan navigasi di dekat Cape Fiolent, tenggara Krimea dekat Pelabuhan Sevastopol. Pelabuhan tersebut merupakan markas armada Laut Hitam Angkatan Laut Rusia.

Dalam rekamannya BBC menunjukkan bagaimana penjaga pantai Rusia memperingatkan akan menembak kapal Inggris jika tak mengubah arah. BBC bahkan melaporkan tembakan dilepaskan, termasuk bom, dan 20 pesawat Rusia melintas di aras kapal Inggris.

"Kami percaya itu adalah provokasi yang disengaja dan direncanakan," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, seraya menyebut tembakan itu adalah peringatan ke Inggris.

"Tindakan provokatif tiodak bisa diterima. Jika tindakan itu terlalu jauh, tidak ada pilihan ... mempertahankan perbatasan Rusia secara hukum."

Meski begitu Inggris menyangkal konfrontasi. Inggris menyebut tak ada tembakan peringatan bahkan bom ke dekat HMS Defender, melainkan hanya bagian dari latihan militer Rusia saja.

Inggris juga mengatakan pesawat Rusia tak menimbulkan ancaman langsung bagi HMS Defender. Namun London mengakui menuver yang dilakukan tidak professional.

"(Meski) beberapa manuver ini tidak aman," kata Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace.

Sementara itu Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan kapal perangnya sudah bertindak sesuai hukum internasional dan berada di perairan global. Negara itu juga menegaskan tak mengaku pencaplokan Krimea oleh Rusia.

"Tidak ada tembakan langsung ke HMS Defender," kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab.

Krimea diduduki Rusia sejak 2014. Hubungan London dan Moskow membeku sejak 2018 saat bekas mata-mata Rusia, Sergei Skripal dan anaknya Yulia Skripal, ditemukan tidak sadarkan diri karena racun di dalam tubuhnya saat berjalan-jalan di kota Salisbury, London.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rusia Ancam Bom Kapal Inggris & Panasonic Lepas Saham Tesla


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading