Ada Tren Ekspor Motor Buatan RI Terus Drop, Ada Apa?

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
22 June 2021 12:30
Ilustrasi Pabrik Sepeda Motor (Dok. AHM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Di ASEAN Indonesia jadi pemain utama sepeda motor sehingga ekspornya pun tak sedikit setiap tahun. Namun, memasuki 2021 ada tren ekspor yang mulai turun.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat terjadi penurunan ekspor pada Mei 2021. Berdasarkan data AISI, kinerja ekspor sudah mengalami peningkatan sejak Januari 2021, tercatat pabrikan motor di Indonesia mengirimkan 81.929 unit. Jika bandingkan dengan tahun lalu, dalam periode yang sama telah terjadi kenaikan nyaris 31 persen.

Namun dari bulan ke bulan tahun 2021, angka pengiriman terus merosot, yakni Februari turun menjadi 79.557 unit, Maret 69.243 unit, April 57.306 unit, dan Mei 42.647 unit.


Jika ditotal kinerja ekspor di sepanjang 5 bulan 2021 ini mencapai 330.682 unit. Sudah hampir 50 persen menyentuh angka total ekspor tahun lalu yang mencapai 700.392 unit.

Sementara model sepeda motor yang diminati sepanjang bulan Januari - Mei 2021 untuk ekspor ialah underbone (sepeda motor bebek) 27.222 (13,9 %), skuter 133.477 unit (68,3 %), dan sport 34.603 (17,7%).

Penjualan motor dalam negeri, berdasarkan data AISI, pada periode Januari - Mei 2021, total penjualan kendaraan roda dua di pasar domestik tercatat 2.021.532 unit atau tumbuh 17,8% dibandingkan dengan realisasi penjualan pada periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 1.716.097 unit.

Sama dengan kinerja ekspor, penjualan sepeda motor sempat mengalami penurunan pada bulan Mei, tercatat sebesar 254.710 unit, sementara April mencapai 472.889 unit.

"Bulan Mei kemarin memang ada penurunan karena dipicu oleh hari libur atau hari efektif kerja yang lebih sedikit. Kami berharap bulan-bulan berikutnya terjadi peningkatan, sehingga akhir tahun ini bisa kita capai penjualan di angka 4,3 juta-4,6 juta unit," kata Ketua Bidang Niaga AISI Sigit Kumala.

Untuk model terlarisnya masih skutik dengan angka penjualan sepanjang Januari-Mei 2021 sebanyak 1.370.799 atau menguasai pasar 86,92 persen, lalu motor underbone yang terdistribusi 111.096 atau sekitar 7,04 persen, dan sport sebanyak 95.265 atau sekitar 6,04%.

Baca selengkapnya di Ekspor Sepeda Motor 'Buatan' Indonesia Turun, Ini Model yang Diminati


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading