Jokowi Bangun Infrastruktur Pakai Utang, Luhut: Gak Apa-apa!

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
20 June 2021 09:30
Infografis/ Pulang dari AS,  Luhut Bawa Hadiah Rp 10,5 T  buat RI/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun infrastruktur terus meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2020, pemerintah menganggarkan untuk membangun infrastruktur sebesar Rp 414 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan terus meningkatkan anggaran untuk infrastruktur.

Dalam acara Pengukuhan Dewan Pengurus Apkasi Masa Bhakti 2021-2026 dan Rakernas XIII Apkasi Tahun 2021 di Bali yang disiarkan YouTube Apkasi, Sabtu (19/06/2021), Luhut mengatakan jika banyak pihak yang menyebut pembangunan infrastruktur ini banyak didanai dari utang. Menurutnya utang tidak masalah asalkan bisa bayar sendiri.

"Saudara-saudara sekalian, orang bilang ini utang. Gak apa-apa utang kalau bayar sendiri. Silakan saja," ungkapnya.

Kondisi yang sama juga terjadi saat pemerintah membangun Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).

"Dulu Jagorawi orang kan 30-40 tahun lalu kok gini, ini sama, akibat jalan ini nanti 15-20 tahun akan timbul simpul-simpul ekonomi baru lagi, karena ada transportasi," jelasnya.



Menurut Luhut tidak ada satupun negara di dunia ini yang bisa membangun tanpa utang. Ia menyebut yang utama adalah rasio utang Indonesia masih rendah.

"Utang kita masih 40% dari PDB, kita masih rendah dibandingkan Amerika Serikat 100% dari PDB atau lebih," paparnya.

Luhut menegaskan, meski sedang dalam kondisi krisis, kegiatan pembangunan infrastruktur harus tetap berjalan.

"Jadi kalau ada yang bilang dengan krisis ini jangan membangun itu adalah kesalahan policy yang salah," katanya.

Luhut berpandangan dalam membangun infrastruktur diperlukan perencanaan yang baik dan pengawasan yang baik. Menurutnya project base disiapkan yang nantinya bisa tumbuhkan ekonomi.

Sebagai contoh Luhut menyebut pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra akan rampung pada tahun 2023 atau 2024.

"Palembang sampai ke Bengkulu, Lampung harus kita potong bisa jalan. Kemudian Pekanbaru sampai Padang harus jalan. Dari Medan sampai Sibolga," ungkapnya.

"Pembangunan jalan tol Sumatra dan Trans Kalimantan saya sudah singgung ini harus dibangun dan sekarang sudah hampir selesai sebagian yang Sumatra," lanjutnya.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading