Luhut 'Pede' Pertumbuhan Ekonomi RI Meroket 7% di Q2-2021!

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
20 June 2021 08:45
Infografis/Luhut Kaget  RI Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas, Kenapa?/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan optimistis pertumbuhan ekonomi RI bisa mencapai 7% pada kuartal II tahun ini.

Oleh karena itu, Luhut berdoa agar laju kasus Covid-19 dalam dua pekan ini dikendalikan. Jika hal tersebut bisa dilakukan, dia optimis pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7% pada kuartal I tahun, setelah sebelumnya sempat tumbuh negatif.

"Kalau bisa menahan ini, semua dengan baik, kita akan tumbuh 7% di kuartal II ini," ujar Luhut dalam acara Pengukuhan Dewan Pengurus Apkasi Masa Bhakti 2021-2026 dan Rakernas XIII Apkasi Tahun 2021 di Bali yang disiarkan YouTube Apkasi, Sabtu, (19/06/2021).

Lebih lanjut, dia menyampaikan jika ekonomi pada kuartal II-2021 bisa tumbuh sampai 7%, maka secara year on year ekonomi Indonesia bisa tumbuh antara 4,5%-5%.



Saat ini, lanjut Luhut, sudah ada varian Covid-19 baru berupa varian Delta di Indonesia. Meski demikian, menurut dia, Indonesia bisa berkaca dari pengalaman India.

"Melihat ini India sebagai model ini sudah mulai turun, karena vaksin dan disiplin kalau teman-teman bupati dan TNI dan Polri bekerja sama disiplinkan rakyat kita, kita bisa turun ke bawah," paparnya optimis.

Luhut menyebut jika pemerintah sudah melakukan berbagai strategi dalam menangani pandemi Covid-19 dan sudah berjalan. Mulai dari perbaikan perilaku, pembangunan pusat karantina, dan ketersediaan obat.

"Sasaran strategi Jakarta, Bali, Jogja populasi yang tertinggi dapat vaksin. Bali ini kita harapkan, karena G20 akan di sini pada bulan November 2022, kita harap September sudah 100% vaksin di sini, begitu juga Labuan Bajo karena nanti side event akan ada di Labuan Bajo," jelasnya.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading