Heboh Jokowi-Prabowo, Jubir: Presiden Tolak Wacana 3 Periode!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
19 June 2021 15:49
Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto  meninjau pembangunan peningkatan jaringan reklamasi rawa di Tahai Baru, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (9/7/2020). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Jakarta, CNBC Indonesia - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman angkat bicara perihal munculnya wacana relawan yang mendukung Joko Widodo - Prabowo Subianto pada 2024 mendatang.

Melalui pesan singkatnya, Sabtu (19/6/2021), Fadjroel menegaskan bahwa Jokowi sampai saat ini tetap memegang teguh amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Mengingatkan kembali, Presiden Joko Widodo tegak lurus konstitusi UUD 1945 dan setiap terhadap reformasi 1998," kata Fadjroel.


Dalam pasal 7 UUD 1945 amandemen pertama disebutkan bahwa presiden dan wakil presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.

Fadjroel menegaskan wacana jabatan tiga periode pun telah berkali-kali ditolak oleh Jokowi. Fadjroel kemudian mengutip pernyataan Jokowi pada tanggal 12 Februari 2019 lalu.

"Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode itu ada tiga [motif] menurut saya. Satu ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka, yang ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja," kata Fadjroel mengutip pernyataan Jokowi.

Selain itu, Fadjroel kembali mengutip pernyataan Jokowi tertanggal 15 Maret 2021 lalu, dimana kala itu Jokowi menegaskan tidak memiliki niatan apapun untuk menjabat selama tiga periode.

"Saya tidak ada niat, tidak ada juga berminat menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamanatkan dua periode, itu yang harus kita jaga bersama. Janganlah membuat gaduh baru, kita sekarang fokus pada penanganan pandemi," kata Jokowi kala itu.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading