Ngeri! Beban APBN Makin Berat Gara-gara Ledakan Covid!

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
18 June 2021 11:40
Kasus Covid Melonjak, Disiplin & Vaksin Harus Ditingkatkan!

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Raden Pardede mengatakan beban APBN akan semakin berat dengan lonjakan kasus Covid-19.

Bahkan, beban anggaran karena Covid-19 lebih berat dibandingkan dengan krisis keuangan yang terjadi pada tahun 1997-1998 silam.

"Mengenai beban anggaran jelas berat. Ini suatu peristiwa yang nggak pernah kita alami dalam sejarah RI berdiri," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (18/6/2021).


Menurutnya, pada awal munculnya virus Corona ini, pemerintah memperkirakan bisa selesai dalam satu tahun. Oleh karenanya, anggaran yang cukup besar digelontorkan pada tahun lalu melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Namun, dalam kenyataannya virus ini tetap berlangsung hingga saat ini dan bahkan diperkirakan sampai tahun depan. Sehingga ia melihat beban anggaran akan tetap terjadi.

"Tahun depan Covid masih ada, jadi masih ada anggaran yang dibutuhkan di tahun depan," kata dia.

Dengan kondisi ini, maka ia meminta masyarakat untuk tidak menyalahkan pemerintah saat nantinya defisit anggaran semakin lebar dan utang menggunung. Sebab, anggaran untuk menangani Covid-19 cukup besar.

"Jadi kalau defisit tahun ini dan dan tahun depan tinggi, kita harus bisa memaklumi ini," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Realisasi APBN Januari 2021: Setoran Seret, Belanja Gaspol!


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading