FOTO
Booming Sepeda Reda, Efeknya Bikin Harga Sepeda Jatuh
Pengunjung melihat sepeda yang di jual di Pusat Sepeda, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta, Kamis (16/6/2021). Permintaan sepeda lipat jatuh dalam beberapa bulan terakhir sehingga berdampak pada harga turun. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Ternyata, penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah fenomena pindahnya pengguna sepeda lipat ke jenis sepeda lain di tengah booming sepeda yang mulai pudar. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Albert salah satu Head Officer di salah satu toko di Pusat Sepeda, PIk 2 mengatakan memang saat ini penjualan sepeda menurun dibandingkan awal-awal booming saat pandemi, sekitar 30%, tapi masih lumayan ramai pengunjung. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Ia mencontohkan seperti sepeda merek 3sixty sebelumnya harga di atas Rp 10 juta kini harganya di bawah Rp 10 juta. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Dari pantauan CNBC Indonesia, para pengunjung ada yang sebatas melihat dan juga sampai membeli sepeda. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
"Penurunan penjualan karena rata-rata orang telah memiliki sepeda jadi kini mereka beralih membeli parts dan aksesoris lainnya saja," kata Albert. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Sebelumnya, penurunan penjualan secara kuantitas berdampak pada harga sepeda yang turun drastis. Bagi penjual yang sudah bertahun-tahun menekuni penjualan sepeda mengaku tidak kaget, namun banyak reseller dadakan yang terkejut dengan fenomena tersebut. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)






