Internasional

Maskapai Emirates Rugi Rp 77 T! Pertama dalam 30 Tahun

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
15 June 2021 14:30
Airbus A380

Jakarta, CNBC Indonesia - Maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab (UAE), Emirates, mengalami kerugian US$ 5,5 miliar atau lebih dari Rp 77 triliun. Ini merupakan kerugian pertama dalam lebih dari 30 tahun terakhir.

Pandemi virus corona (Covid-19) menjadi penyebab. Emirates rugi dari periode Maret 2020-Maret 2021.

"Karena dampak pandemi ke penerbangan dan sejumlah larangan perjalanan, maskapai melaporkan kerugian 20,3 miliar dirham (US$ 5,5 miliar). Setelah tahun sebelumnya masih meraup keuntungan 1,1 miliar dirham (US$ 288 juta)," demikian pernyataan Emirates dilansir dari AFP, Selasa (15/6/2021).


Emirates yang sempat melakukan penghentian operasional secara temporer tahun lalu, melaporkan penurunan pendapatan 66% menjadi US$ 8,4 miliar. Pada periode Maret 2020-Maret 2021, jumlah penumpang yang diangkut Emirates hanya 6,6 juta, terjun 88% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kami terhantam keras dari penurunan permintaan untuk penerbangan internasional. Karena banyak negara menutup perbatasan mereka dan melakukan pembatasan ketat kedatangan penerbangan dari luar negeri," demikian pernyataan Chairman dan CEO Emirates, Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum.


[Gambas:Video CNBC]

(wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading