China Makin Keras: Tak Mau Ada Kelompok Negara Atur Dunia!

News - Satya Pramesi, CNBC Indonesia
13 June 2021 16:00
Great Wall, China

Jakarta, CNBC Indonesia - Sikap Pemerintah China makin tegas soal peta politik dunia. China mulai mengingatkan para pemimpin Grup 7 (G7) bahwa era sekarang tidak ada lagi "sekelompok negara" yang menentukan nasib seluruh dunia.

"Hari-hari di mana keputusan global dilakukan oleh sekelompok kecil negara sudah tiada lagi," kata seorang juru bicara kedutaan besar China di London dikutip dari Reuters, Minggu (13/6).

"Kita selalu percaya bahwa seluruh negara, baik besar maupun kecil, kuat maupun lemah, miskin maupun kaya, sama-sama setara, dan urusan dunia seharusnya dilakukan setelah berkonsultasi dengan semuanya," tegas pihak China.


Tanggapan ini dinyatakan setelah negara-negara G7 bekerja sama untuk menyatukan posisinya terhadap China. Adapun negara-negara G7 tersebut adalah Jepang, Inggris, Amerika Serikat, Perancis, Italia, Jerman dan Kanada.

Kehadiran China sebagai kekuatan global terkemuka dianggap sebagai salah satu peristiwa geopolitik yang paling signifikan dalam sejarah baru-baru ini.

Pemimpin negara G7 sedang bertemu di Inggris barat daya untuk membahas seputar beberapa urusan. Salah satunya adalah untuk menanggapi ketegasan Xi Jinping yang semakin meningkat, akibat pertumbuhan militer dan ekonomi China yang melonjak dalam 4 dekade terakhir.

Pemimpin negara-negara tersebut ingin menggunakan pertemuan G7 tahun ini untuk menunjukkan ke dunia bahwa mereka dapat memberikan alternatif bagi penawaran yang diberikan oleh China.

Sebagai contoh, sekelompok negara ini berencana untuk menawarkan skema infrastruktur kepada negara-negara berkembang.

Skema ini berpotensi untuk menyaingi skema Prakarsa Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI; One Belt One Road/OBOR) yang diresmikan oleh pemerintah China pada tahun 2013.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading