Soal LRT Jabodebek, Menhub Dapat Pesan Khusus dari Jokowi!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
09 June 2021 14:15
Presiden Jokowi Meninjau Stasiun LRT TMII dan Stasiun Harjamukti Cibubur, Rabu (9/6/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku mendapatkan pesan khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.

Hal tersebut dikemukakan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Stasiun LRT TMII dan Stasiun Harjamukti Cibubur, Rabu (9/6/2021)

"Pak Presiden mengarahkan tadi bahwa upaya dari satu transportasi massal harus konsisten dilakukan. Kedua, upaya memberdayakan potensi angkutan bangsa harus dilakukan," kata Budi Karya.


Jokowi, kata Budi, juga menginginkan agar pembangunan transportasi massal harus terintegrasi satu sama lain. Kepala negara juga menginginkan adanya stimulasi dan penguatan peran swasta dalam pembangunan infrastruktur strategis.

"Sekarang secara kebetulan PT KAI diperankan. Lain waktu bisa saja satu perusahaan lain yang diperankan. Di era sekarang ini kami memberikan kesempatan kepada swasta untuk berperan dan bisa turut serta," katanya.

Eks Bos Angkasa Pura II itu kemudian mencontohkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang nantinya bertindak sebagai operator hanya mendapatkan alokasi anggaran Rp 7,6 triliun, dan sisanya merupakan pinjaman Rp 20 triliun.

"Skema ini menjadi model di berbagai kota lain Bayangkan, bahwa kereta api dengan halfway setiap tiga menit dan bisa angkut 580 ribu orang satu hari. Ultimate akan menjadi head way 2 menit sehingga jalan kereta hanya 2 menit," katanya.

"Untuk itu kita bisa mengangkut 800 ribu orang. Bayangkan kalau LRT ini ada yang ke barat, ada yang ke selatan, maka angkutan massal itu menjadi suatu hal yang penting," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading