Benarkah Utang RI Masih Aman? Cek Fakta di Sini

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
03 June 2021 12:20
Rupiah (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah utang pemerintah terus meningkat setiap tahun, dimana sebelumnya rasio utang ada di bawah 30% terhadap PDB dan kini sudah menembus 40%.

Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani berujar bahwa rasio utang pemerintah terhadap PDB akan kembali melonjak pada 2022. Kisarannya berada di kisaran 43,76-44,28% terhadap PDB.

Meski begitu, ada beberapa fakta terkait utang Indonesia, berikut ulasannya:


Pertama, Kementerian Keuangan mencatat jumlah utang pemerintah sudah mencapai Rp 6.527,29 triliun per April 2021. Dengan jumlah tersebut, maka rasio utang pemerintah mencapai 41,18% terhadap PDB.

Jumlah utang pemerintah yang mencapai Rp 6.527,29 triliun ini terdiri dari pinjaman sebesar Rp 865,74 triliun atau 13,26% dari total. Sisanya berasal dari surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 5.661,54 triliun atau 86,74% dari total.

Kedua, bila dikomparasikan dengan negara ASEAN-5, rasio utang terhadap PDB Indonesia jauh lebih rendah. Meski angkanya 41,64%, namun jika dibandingkan dengan Singapura Indonesia lebih rendah. Negeri tetangga itu mencatat rasio utang 150%, Malaysia 62%, Filipina 54% dan Thailand 44%.

Apalagi bila dibandingkan dengan sejumlah negara maju yang mencapai rasio utang terhadap PDB di atas 100%, Indonesia cenderung konservatif dalam soal utang. Apalagi batas rasio utang berdasarkan UU Keuangan Negara telah ditetapkan 60%.

"Proporsi utang terhadap PDB masih dalam batas aman," kata Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo di twitter belum lama ini seperti dikutip dari CNBC Indonesia.

Ketiga, Standard and Poor's (S&P) lembaga pemeringkat global yang berbasis di AS mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada investment grade BBB dengan outlook Negatif pada 22 April 2021.

Tak hanya S&P, Lembaga pemeringkat global asal Jepang, Rating and Investment Information, Inc. (R&I) juga mempertahankan peringkat Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+/outlook stabil (Investment Grade) pada 22 April 2021.


[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading