Di Malaysia Gaji PNS Dipotong Buat Lawan Corona, RI Gimana?

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
01 June 2021 19:50
Motorists wearing face masks wait in front of the Twin Towers during the first day of Full Movement Control Order (MCO) in Kuala Lumpur, Malaysia, Tuesday, June 1, 2021. Malls and most businesses in Malaysia shuttered Tuesday as the country began its second near total coronavirus lockdown to tackle a worsening pandemic that has put its healthcare system on the verge of collapse. (AP Photo/Vincent Thian)

Jakarta, CNBC Indonesia - Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Malaysia tidak bernasib sama dengan PNS di Indonesia. Saat PNS Indonesia mendapatkan gaji ke-13, PNS Malaysia malah mengalami pemotongan gaji selama tiga bulan untuk membantu keuangan negara dalam program lockdown nasional pemerintah.

Dikutip Straits Times, Sekretaris Utama pemerintah Tan Sri Mohd Zuki Ali mengatakan bahwa kontribusi dari pegawai negeri dari kelas 29 ke atas akan berjumlah lebih dari RM30 juta (Rp 103 miliar) sebanyak 800 ribu PNS.

Pemotongan diambil dari tunjangan hiburan dan tunjangan tetap PNS. Namun, pemotongan tersebut dikecualikan bagi mereka yang bertugas sebagai garda terdepan. Besaran pemotongan tunjangan ada yang 20-50% tergantung golongan.


"Kami memahami bahwa PNS menjadi tulang punggung pemerintah dalam upaya menyeimbangkan kehidupan dan penghidupan. Kontribusi ini merupakan wujud kebersamaan dari PNS dalam mendukung upaya pemerintah melawan pandemi Covid-19," ujarnya dalam pernyataan pada Selasa (1/6/2021).

Ia juga menghimbau kepada seluruh PNS untuk meningkatkan komitmen dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara di masa-masa sulit ini.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan pada hari Senin bahwa semua menteri Kabinet dan wakil menteri tak menerima gaji mereka selama tiga bulan mulai Juni, gaji pejabat ini akan disalurkan ke dana untuk pengeluaran terkait dengan Covid-19.

Malaysia sendiri menerapkan penguncian total besar-besaran selama dua minggu mulai 1 Juni. Hal ini diakibatkan oleh gelombang Covid-19 yang meningkat pesat di negara itu.

Hingga saat ini secara agregat Malaysia mencatatkan 572 ribu kasus Covid-19 dengan 2.796 kematian sejak pandemi melanda.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jelang Lebaran, Malaysia Mendadak Lockdown Nasional


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading