Duh! Tambah 6.493, Kasus Covid-19 Malaysia Nyaris 500.000

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
21 May 2021 16:30
Motorists ride past wearing face masks in front of the Twin Towers during the first day of third Movement Control Order (MCO) in Kuala Lumpur, Malaysia, Friday, May 7, 2021. Kuala Lumpur and few other city will be placed under the Movement Control Order (MCO) as the number of COVID-19 cases and clusters continue to increase. (AP Photo/Vincent Thian)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Malaysia mengumumkan update terkini data Covid-19 per, Jumat (21/5/2021). Dalam 24 jam terakhir, ada tambahan 6.493 kasus baru.

Angka ini lebih sedikit dibanding data pada, Kamis (20/5/2021), yang mencatatkan 6.806 kasus. Namun, tetap saja Negeri Jiran belum bisa bebas dari level 6 ribu kasus harian.

Dalam laporan ini diketahui, negara bagian Selangor, yang mengelilingi ibu kota Kuala Lumpur, menyumbang kenaikan yang paling tinggi dengan mencatatkan 2.163 kasus baru Covid-19. Diikuti Kuala Lumpur yang melaporkan 641 kasus dan Sarawak yang mencatatkan 612 kasus.

Laporan tambahan harian ini membuat Malaysia membukukan total 498.795 kasus Covid-19.



Otoritas kesehatan dalam beberapa hari terakhir telah mengimbau masyarakat untuk tinggal di rumah dan meminimalkan aktivitas yang tidak penting.

"Dokter menyuarakan ketidakberdayaan dan frustrasi mereka, (dan sedang) berjuang untuk mengamankan tempat tidur ICU untuk pasien mereka di saat-saat yang belum pernah terjadi sebelumnya," cuit Dirjen Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham pada, Minggu (16/5/2021) lalu.

Malaysia sendiri telah memberlakukan kebijakan lockdown nasional untuk membendung penyebaran virus corona penyebab Covid-19. Kebijakan itu mulai berlaku dari 12 Mei hingga 7 Juni 2021.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading