Jokowi Bete, Ada Gubernur Tak Tahu Data Covid di Wilayahnya

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
20 May 2021 10:31
foto/ Sambutan Presiden Jokowi pada Peluncuran Program Literasi Digital Nasional, 20 Mei 2021/Youtube : Setpres

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak habis pikir karena masih menemukan adanya pejabat daerah yang tidak mengetahui perkembangan kasus Covid-19 di wilayahnya sendiri.

Hal tersebut terungkap saat Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forkopimda Se-Provinsi Riau, Pekanbaru dalam sebuah video yang diunggah Sekretariat Presiden, Kamis (20/5/2021).

"Ada saya datang ke daerah, tidak di Sumatera, saya datang ke daerah saya tanya enggak tahu. Kalau angka-angka saja tidak tahu, bagaimana menyelesaikannya," kata Jokowi.

Kepala negara menekankan pentingnya kepala daerah mengetahui data dan angka parameter penanganan kasus Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Menurutnya, data tersebut harus benar-benar diperhatikan.

"Coba dilihat angka-angka itu dicatat dan kalau saya tanya mestinya semua bupati, wali kota, gubernur itu tahu posisi di tingkat kabupaten seperti apa. Pak bupati, berapa kesembuhan di sini, harus bisa jawab," katanya.

Jokowi kemudian menyoroti perkembangan kasus aktif di Provinsi Riau yang melonjak drastis. Jokowi mempertanyakan kenapa kasus aktif di wilayah tersebut bisa merangkak naik.

"Ini ada apa? Kelengahan kita tidak melihat kasus per kasus itu harian, sehingga tahu-tahu eksponensial. Dari Maret, kemudian eksponensial naik," katanya.

"[....] Apakah karena ada pekerja migran TKI yang kembali atau tidak atau karena interaksi karena kota pelabuhan interaksi antar masyarakat di sana yang tinggi. Ternyata interaksi, sehingga hati-hati di sana perlu diberikan perhatian," jelasnya.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading