Jokowi Minta 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Tak Asal Dipecat!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
17 May 2021 15:21
Pernyataan Presiden Jokowi terkait Status Pegawai KPK, Istana Merdeka, 17 Mei 2021. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara perihal status kepegawaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan publik.

Sebagai informasi, ada 75 pegawai komisi antirasuah yang dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Puluhan pegawai KPK pun terancam dinonaktifkan karena tidak lulus tes.

"Kalau dianggap ada kekurangan, saya berpendapat masih ada peluang untuk memperbaiki, melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan dan perlu dilakukan langkah perbaikan di level individual maupun organisasi," kata Jokowi di Istana Merdeka, Senin (17/5/2021).


Jokowi menegaskan KPK harus memiliki kualitas sumber daya manusia terbaik dan berkomitmen tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi. Maka, pengalihan status kepegawaian KPK menjadi ASN harus menjadi bagian pemberantasan korupsi yang sistematis.

"Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK baik terhadap individu maupun institusi KPK," katanya.

"Dan tidak serta merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes," tegas Jokowi.

Jokowi mengaku sependapat dengan pertimbangan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusan pengujian Undang-Undang (UU) 19/2019 tentang perubahan UU Kedua KPK.

"Yang menyatakan bahwa proses pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan hak pegawai KPK untuk diangkat menjadi ASN," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading