Internasional

Ngeri... Dalam 3 Hari, 3 Pangkalan Militer AS Ditembak Roket

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
05 May 2021 03:50
Perang Armenia dan Azerbaijan makin panas. Kedua militer negara tersebut saling menembak roket dan artileri di Nagorno-Karabakh, dalam pertempuran yang terjadi Minggu (4/10/2020) waktu setempat. (AP/Aram Kirakosyan) Foto: Ilustrasi (AP/Aram Kirakosyan)

Jakarta, CNBC Indonesia- Pangkalan militer Amerika Serikat (AS) diĀ Irak kembali diserang roket, Selasa (4/5/2021). Ini merupakan ketiga kali dalam tiga hari berturut-turut.

Mengutip AFP, tentara Irak menyebut ada dua roket yang ditembakkan ke pangkalan udara Ain-al-Assad. Beruntungnya, markas itu kini dalam keadaan kosong sehingga tak ada korban.


Serangan roket itu menyusul satu serangan terhadap pangkalan udara di Baghdad yang menampung pasukan koalisi Minggu malam. Sementara satu serangan lagi, terjadi pada Senin malam di pangkalan udara Balad, yang menampung kontraktor AS.

Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab. Tapi Washington mengklaim faksi-faksi Irak yang dekat dengan Iran bertanggung jawab.

Kelompok-kelompok pro-Iran Irak telah berjanji untuk meningkatkan serangan untuk memaksa pasukan AS pergi. Terkadang, menurut ahli, ini bertentangan dengan keinginan Teheran.

Sementara itu, Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhemi tengah membahas kelanjutan kehadiran 2.500 tentara AS yang berbasis di Irak dengan utusan AS Brett McGurk. Irak dan AS berkoalisi di akhir 2017 untuk melawan ISIS.

Sejak Presiden AS Joe Biden dilantik Januari 2021, ada 30 serangan roket atau bom menargetkan kepentingan AS di Irak. Bukan hanya pangkalan udara, tapi juga kedutaan bahkan konvoi pasukan.

Dua kontraktor asing meregang nyawa bulan lalu, termasuk satu kontraktor Irak dan delapan warga sipil. Bulan lalu, sebuah drone berisi peledak juga menghantam bandara Arbil, Irak.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading