Vaksin Covid-19

Vaksin Sinovac Sudah Diuji di Eropa, Ternyata Ini Hasilnya

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
04 May 2021 20:52
Vaksin Sinovac. (AP/Sakchai Lalit)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan obat-obatan Eropa atau EMA menyatakan bahwa mereka telah menyelesaikan penelitian sementara mengenai keampuhan vaksin Covid-19 yang dibuat Sinovac. Riset ini bagian dari proses untuk persiapan persetujuan akhirnya untuk pasar Eropa.

Dikutip AFP, Selasa (4/5) dalam penelitian itu, disebutkan bahwa vaksin buatan China ini mampu menghasilkan antibodi yang bisa melawan Covid-19. Namun tidak disebutkan berapa persen keampuhan vaksin itu.

"Studi ini menunjukkan bahwa vaksin memicu produksi antibodi yang menargetkan SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19, dan dapat membantu melindungi terhadap penyakit," katanya dalam sebuah pernyataan.


EMA sekarang akan melanjutkan peninjauan hingga ada informasi yang cukup bagi perusahaan untuk membuat aplikasi resmi untuk dirilis ke pasar.

"Sementara EMA tidak dapat memprediksi garis waktu secara keseluruhan, itu harus memakan waktu lebih sedikit dari biasanya untuk mengevaluasi aplikasi akhirnya karena pekerjaan yang dilakukan selama tinjauan bergulir," katanya.

Suntikan Sinovac telah disetujui oleh regulator obat-obatan China untuk digunakan pada bulan Februari.

Hingga saat ini sendiri, keampuhan vaksin ini juga masih diragukan beberapa negara. Sebuah studi yang diterbitkan oleh University of Chile awal bulan ini melaporkan bahwa CoronaVac 56,5% efektif dua minggu setelah dosis kedua diberikan di negara tersebut. Namun yang terpenting, mereka juga melaporkan bahwa satu dosis hanya efektif 3%.

Di Indonesia sendiri vaksin ini juga telah digunakan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa vaksin ini ampuh 65,3% lawan Covid-19.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading