Kerumunan Tanah Abang Meledak, Pedagang: Ini yang Kami Tunggu

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
02 May 2021 19:00
Suasana pengunjung di Pasar Tanah Abang, Minggu, 2/5. Pasar Tanah Abang, (CNBC Indonesia/Muhammmad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengunjung Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat membeludak sejak Sabtu (1/5/2021) hingga Minggu (2/5/2021) hari ini. Meski sebagian besar mengenakan masker, pengunjung rela berdesak-desakan tanpa mempedulikan aturan jaga jarak.

Ketua Koperasi Pedagang Pasar Tanah Abang, Yasril Umar, mengatakan membeludaknya pengunjung di Pasar Tanah Abang merupakan situasi yang dilematis. Di satu sisi menguntungkan pedagang, di sisi lain ada ancaman ledakan penularan Covid-19.

"Buat pedagang, keadaan seperti ini yang ditunggu-tunggu selama setahun lebih kita kena pandemi, bahkan tahun lalu kita sempat ditutup 3 bulan," kata Yasril dalam panggilan telepon dengan CNBC Indonesia pada Minggu sore, (2/5).


"Satu sisi pedagang butuh pasar ramai dan barang-barang terjual habis tapi di satu sisi. Di sisi lain, dengan kondisi Covid-19 ini, masyarakat masih punya kelonggaran untuk berbelanja langsung. Tapi mereka tidak menyangka akan terjadi penumpukan seperti ini yang membuat situasi ramai. Petugas juga nggak siap untuk antisipasi," paparnya.

Menurut Yusril, pengunjung yang rela berdesak-desakan untuk berbelanja meski masa pandemi akibat dipicu aturan kebijakan larangan mudik oleh Pemerintah.

"(Kerumunan di Pasar Tanah Abang hari ini) lebih terkait dengan kebijakan larangan mudik 6 Mei besok," katanya.

"Masyarakat biasanya hanya punya waktu libur Sabtu dan Minggu, apalagi mereka mau buru-buru mudik sebelum tanggal 6 Mei ini, jadi waktu mereka untuk berbelanja ya Sabtu-Minggu ini," lanjutnya. "Apalagi kemarin orang abis gajian dan dapat THR kan."

Namun, Yasril mengatakan, minggu depan Pasar Tanah Abang tidak akan seramai seperti pekan ini, sebab sudah mulai ada pergerakan mudik, bahkan dari para pedagang di pasar tersebut.

"Kalau saya perhatikan hari ini mulai terjadi pergerakan mudik yang besar dari pedagang karena mereka takut nggak bisa sampai kampung sebelum tanggal 6. Saya dengar dari kawan-kawan (pedagang) juga besok mulai tutup toko untuk siap-siap mudik. Kemungkinan Senin besok mulai terjadi penurunan sih," paparnya.

"Seandainya tidak ada larangan mudik, masyarakat juga akan santai saja kalau belanja di Tanah Abang. Bisa besok-besok belanjanya kan. Tapi ya sekarang karena momentum aja, jadinya ramai," tukas Yusril.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading