Terungkap, Alasan Sri Mulyani Tak Beri Tukin Bareng THR PNS

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
29 April 2021 15:36
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers mengenai THR dan Gaji ke-13 (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI) Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers mengenai THR dan Gaji ke-13 (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan PP Nomor 63 Tahun 2021 Tentang THR PNS & Gaji ke-13. PP tersebut berisi tentang pemberian THR dan Gaji ke-13 ke PNS, PPPK, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi, Pimpinan Lembaga Penyiaran Publik, dan Pegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil Negara yang bertugas pada Lembaga Penyiaran Publik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, PP tersebut berisi komponen THR yakni gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.

Namun sayang, tidak melekat tunjangan kinerja. Kenapa?

"Pemerintah terus menyeimbangkan berbagai tujuan anggaran yang sangat penting dan sesuai arahan presiden untuk dukung pemulihan ekonomi dan pemulihan dari Covid-19," kata Sri Mulyani, Kamis (29/4/2021).

"Anggaran akan tetap dialokasikan untuk THR meskipun tidak dalam jumlah yang meliputi tunjangan kinerja," imbuh Menkeu.

Menurutnya, memang ada perubahan dari alokasi anggaran THR 2021. Di mana fokus pemerintah saat ini semata-mata ke arah pemulihan ekonomi.

"Ada beberapa pos yang harus dianggarkan seperti pra kerja, subsidi kuota internet yang sebelumnya belum dianggarkan. Selain itu bantuan UMKM dan tambahan imbal jasa jaminan UMKM," paparnya lagi.

Selain itu, walau tidak melekat tunjangan kinerja, pemerintah mencairkan juga gaji ke-13. "Pemerintah akan memberikan gaji ke-13 yang nanti dilaksanakan Juni 2021."



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mantap Djiwa! Ada Kabar Nih, THR PNS Cair Pekan Ini?


(dru/dru)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading