Soal Wisata Boleh Buka, Kemenparekraf Lempar Bola ke Pemda

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
27 April 2021 16:45
Warga melintas di Kawasan Pantai Carita, Banten, Minggu (8/4/2019). Usai diguncang gempa pantai Carita sepi Pengunjung.  Sepi pengunjung ini sudah terjadi sejak Tsunami melanda Desember tahun lalu. Kejadian ini mengakibatkan pengunjung dan pendapatan para pencari nafkah disekitar sini lesu.

Jakarta, CNBC Indonesia - Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Raden Kurleni Ukar mengatakan kebijakan untuk membuka objek wisata diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah (Pemda).

"Kebijakan membuka tempat-tempat wisata ada di Pemda. Kita kementerian hanya bisa memberikan himbauan bagaimana membuka dengan aman," jelas Raden Kurleni dalam sebuah webinar, Selasa (27/4/2021).

Selain itu, pembukaan objek wisata di daerah, juga pemerintah pusat memastikan agar Pemda bisa mengatur kerumunan atau crowd control.


"Tapi seluruh keputusannya diserahkan ke Pemda. Karena Pemda yang tahu kondisi daerahnya. Apakah hijau, apakah merah kembali. Mereka yang bisa melakukan aksi untuk itu," kata Raden melanjutkan.

Pada saat yang sama, Ekonom Core Akhmad Akbar memandang pembukaan objek wisata memang bukan pilihan yang mudah. Di satu sisi jika segera dibuka bisa menggerakkan perekonomian, namun ada risiko yang bisa membuat penularan kasus Covid-19 bisa meningkat.

Menurut Akbar, menyarankan agar pemerintah, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk bersabar dengan tidak membuka pembukaan objek wisata.

"Lebih baik kita bersabar dan diharapkan bisa membantu kebangkitan pariwisata, tidak terburu-buru membuka objek pariwisata. Kecuali mampu mengendalikan potensi-potensi risiko yang ada di sana," jelas Akbar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

RI Tutup Pintu Semua WNA, Sandiaga Uno Komentar Begini


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading