Klarifikasi Relokasi Gerai

'Tangan Kanan' Tommy Soeharto Bicara soal Nasib Goro Cibubur

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
22 April 2021 08:20
Goro Super Grosir (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bos Goro Super Grosir, Milasari Kusumo Anggraini angkat bicara perihal kabar penutupan gerainya yang berlokasi di Cibubur. Ia mengklarifikasi bahwa langkah tersebut bukan merupakan penutupan.

Hal itu dilakukan guna merelokasi bisnis ke tempat yang lebih strategis. Saat ini, Goro membuka gerai di Icon Walk, Cimone, Tangerang.


"Kita melihat bahwa kita punya strategi yang berbeda, dalam arti, kita melihat traffic Tangerang, kita kan lagi cek traffic market di Jakarta dan sekitarnya, market Tangerang jauh lebih baik, kotanya cukup besar dan disana persaingannya masih kecil, dalam arti kita punya potensi lebih besar," kata Milasari kepada CNBC Indonesia, Rabu (21/4/21) malam.

Goro Super Grosir merupakan milik Putra Presiden ke-2 RI, Tommy Soeharto. Targetnya menuju warung-warung grosir dengan tipe small format.

Milasari menganggap Tangerang memiliki komunitas yang lebih besar. Ia juga memiliki alasan khusus mengapa memilih untuk membuka gerai di mal, berbeda dengan Cibubur yang memang berdiri di atas lahan khusus.

"Kita coba masuk ke mall, itu yang kita lakukan makanya pilih Icon Walk, karena kita dapat sekitar 5000 square meter, dua lantai. Dan kita menggandeng para mitra yang disana, dari beberapa pesantren juga dari small format disana. Karena market disana jauh lebih cocok untuk ekonomi kerakyatan yang mau kita tingkatkan, membentuk sosial entrepreneur," sebutnya.

Hal ini tentu berbeda dengan karakteristik lokasi Cibubur yang sudah memiliki banyak persaingan. Meski terkesan elit dengan daya beli yang lebih baik, namun memang sudah banyak pemain ritel di Cibubur.

"Kita cari market yang cukup dan kita ngga perlu gedung yang sebegitu besar untuk small format, karena kita mau partnership small format," jelasnya.

Dengan segmentasi itu, maka ada langkah baru juga dalam menentukan strategi perusahaan. Milasari menegaskan bahwa gerainya yang baru bakal lebih jelas menentukan market dan peningkatan efisiensi.

"Seperti nahkoda kapal, saya kan melihat anginnya ke arah mana, jadi itu yang kita lakukan saat ini, untuk lebih bagus menghadapi angin yang cukup besar dengan masalah pandemik yang ada dengan dunia ritel yang sekarang lebih ke kebutuhan pokok, seperti biskuit, cokelat," jelasnya.

"Kita manuver seperti itu dengan pangsa pasar yang berbeda. Jadi bukan berarti kita tutup atau terdampak, tetep visi misi kita tetep sama. Ada beberapa kota besar lain minta partnership dengan kita."


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading