Gula Impor Serbu RI, Dalam 3 Bulan Capai 1,9 Juta Ton

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
19 April 2021 11:40
Pekerja munurunkan gula pasir dari kapal India sebanyak 23 ribu ton di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (6/4/2021). Gula tersebut ditargetkan mulai mengisi pasar konsumsi menjelang bulan puasa dan lebaran agar dapat memenuhi lonjakan permintaan. CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Impor berbagai bahan pangan kembali meningkat menjelang bulan Ramadan. Salah satunya adalah impor gula.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip Senin (19/4/2021), tercatat impor gula di kuartal I-2020 meningkat signifikan yakni sebanyak 1,93 juta ton atau naik 42,96% dibandingkan dengan periode Januari-Maret 2020 yang tercatat sebanyak 1,34 juta ton.

Untuk impor selama Maret 2021 saja tercatat 711.535 ton dengan nilai US$ 303,31 juta. Realisasi ini naik tipis 0,63% dibandingkan dengan Februari yang sebanyak 707.109 ton dengan nilai US$ 280,2 juta.


Sedangkan, jika dibandingkan Maret 2020 sebanyak 642.932 ton dengan nilai US$ 239,1 juta, impor ini naik 10,67%.

Ada lima negara pengimpor gula ke Indonesia pada kuartal I ini. Dari kelimanya yang paling mendominasi adalah gula asal India.

Selama kuartal I, impor gula dari India sebanyak 671.941 ton dengan nilai US$ 293,26 juta, kemudian dari Brasil sebanyak 561.079 ton dengan nilai US$ 207,8 juta dan dari Australia sebanyak 504.185 ton dengan nilai US$ 206,1 juta.

Selanjutnya ada dari Thailand sebanyak 189.161 ton senilai US$ 77.809 dan dari Vietnam tercatat sedikit hanya 21 ton dengan nilai US$ 24.278.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading