Napas BUMN Karya di Kerongkongan, Bos HK Blak-Blakan!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
16 April 2021 20:24
Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Hutama Karya)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Hutama Karya (HK) Budi Harto mengakui bisnis jasa konstruksi sangat rentan terhadap risiko kondisi ekonomi. Perubahan ini berdampak pada akhirnya berdampak pada keuangan perseroan. Belakangan ada yang menyoroti keuangan BUMN karya ibarat napas yang di kerongkongan.

"Misalnya perubahan harga BBM itu mempengaruhi dan menjadi risiko, walaupun pada umumnya kami sudah kontrak jangka panjang sekitar 3-4 tahun," katanya dalam Webinar Mengukur Infrastruktur, Jumat (16/4/2021).

Persaingan antara BUMN juga menjadi kendala. Budi mengatakan jasa konstruksi pemerintah diharuskan melalui seleksi persaingan yang cukup ketat untuk mendapatkan proyek. Lantas dari persaingan ini BUMN karya tidak bisa mendapatkan harga proyek yang baik.


"Secara garis besar harga yang baik itu sekitar 90% dari HPS (Harga Perkiraan Sendiri) yang disusun oleh pemilik proyek atau penyedia jasa, tapi dari beberapa fakta banyak angka dari hasil tender di bawah 80% (dari HPS), sehingga ini mengakibatkan kerugian yang besar," jelasnya.

Penguasaan teknologi yang kurang juga menjadi kendala. Menurut Budi pelaku jasa konstruksi kadang mengambil proyek yang teknologinya belum dikuasai terutama EPC. Sehingga mengakibatkan kerugian atau resiko yang lebih besar.

"Dari finansial kami harus berkembang juga sehingga mendapatkan keuntungan yang lebih besar, kita harus investasi yang belum layak secara finansial, jadi terpaksa menggunakan dana pinjaman. Ini mengakibatkan risiko yang besar," kata Budi

Lalu dia bicara soal bisnis properti dan precast. Hampir semua BUMN Karya memiliki bisnis properti, menurut Budi banyaknya BUMN masuk ke sektor ini membuat kondisi pasar kumuh. Lantas bisnis properti yang juga membutuhkan ketersediaan tanah, didapatkan oleh perusahaan BUMN karya melalui utang.

"Land bank ini didapat dari pinjaman karenanya mengakibatkan beban bunga yang naik tiap tahun," jelas Budi.

"Lalu pasar luar negeri memiliki perbedaan hukum dan budaya, sehingga BUMN karya harus hati-hati masuk dalam pasar itu , karena proyek konstruksi memiliki karakter yang selalu berubah-ubah kadang terjadi dispute antara penyedia jasa dan pengguna jasa, dan penyedia jasa kerap dirugikan," katanya.

Jual Jalan Tol Untuk Tutup Utang

Budi menjelaskan beberapa strategi untuk mengurangi jalan tol. Pertama dengan recycle, beberapa ruas yang sudah beroperasi baik seperti Medan - Binjai, Bakauheni - Palembang, dan Pekanbaru - Dumai akan tawarkan ke Investor SWF- INA.

Selain itu strategi yang akan diambil pemerintah untuk BUMN karya dengan membentuk Project Management Office (PMO) untuk mengurangi beban keuangan.

"PMO sudah dibentuk sejak Maret 2020 dan sudah mulai bekerja," jelas Wakil Direktur Utama Hutama Karya Aloysius Kiik Ro.

Adapun PMO ini beranggotakan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) Tbk.

Adapun menurut Aloysius, BUMN Karya rentan dari sisi finansial disebabkan lini bisnis yang tidak fokus. Saat ini BUMN Karya akan fokus pada lini bisnis tergantung dari spesialisasinya.

"Hutama Karya champion di road dan related industries, membangun jalan tol dan infrastruktur jalan," kata Aloysius.

Sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011-2014, Dahlan Iskan meyakini ramalan para ekonom mengenai ketahanan BUMN Infrastruktur atau karya tinggal menunggu waktu akan terjadi. Posisi BUMN digambarkan akan sulit atau sulit sekali.

Salah satunya, saat ia mencoba menelaahnya dari laporan keuangan BUMN Karya yang terbit pada Selasa (30/3/2021) lalu. Waskita Karya merugi hingga Rp 7 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading