Mantul! Bahlil Dijagokan Ekonom Jadi Menteri Investasi

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
14 April 2021 17:22
Keterangan pers kepala BKPM tentang peraturan Presiden No 10 Th 2021 tentang bidang usaha penanaman modal.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah akan membentuk instansi baru yakni Kementerian Investasi. Kementerian baru ini nantinya akan mengambil alih seluruh tugas dan fungsi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Saat ini tugas BKPM tidak hanya melaksanakan koordinasi kebijakan dan pelayanan di bidang penanaman modal berdasarkan undang-undang, namun juga meningkatkan dan mendapatkan investasi berkualitas yang dapat menggerakkan perekonomian Indonesia serta menyerap jutaan tenaga kerja.

Lalu siapakah yang tepat memimpin Kementerian baru ini?


Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyebutkan, bahwa Bahlil Lahadalia yang saat ini menjabat sebagai Kepala BKPM sudah tepat. Ia menilai Bahlil sangat bisa melanjutkan tugasnya menarik investasi sebagai Menteri Investasi.

"Sejauh ini pak Bahlil sudah di posisi tepat," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Rabu (14/4/2021).

Menurutnya, Bahlil tepat memimpin BKPM karena mampu menarik investasi bahkan di tengah tekanan pandemi Covid-19. Ini terlihat dari realisasi investasi tahun 2020 yang tercatat Rp 826,3 triliun atau naik 2,06% dari tahun 2019 yang tercatat Rp 809,6 triliun.

"Meskipun di tengah pandemi, investasi masih tumbuh," kata dia.

Selain itu, ia menilai bahwa Bahlil yang berlatar belakang sebagai pengusaha akan lebih mudah berkoordinasi dengan pengusaha. ia pun akan lebih mengetahui apa yang diinginkan pengusaha terutama dari regulasi hingga menarik minat investasi di dalam negeri.

"Dalam hal investasi dan berkoordinasi dengan investor, beliau sudah paham. Pak Bahlil pernah jadi pengusaha jadi tahu seluk beluk khususnya masalah birokrasi," jelasnya.

Sejalan dengan Josua, Ekonom CORE Piter Abdullah juga menyebutkan bahwa Bahlil adalah orang yang tepat saat ini untuk memimpin Kementerian Investasi.

"Saya kira pak Bahlil pantas untuk meneruskan pekerjaannya," ujarnya kepada CNBC Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading