Sri Mulyani: 2020, Kondisi Terburuk Pada 150 Tahun Terakhir

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
06 April 2021 12:52
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Acara Temu Stakeholder Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI) Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Acara Temu Stakeholder Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pandemi Covid-19 masih menjadi musuh terbesar dunia. Dampak dari pandemi ini merupakan mimpi buruk bagi seluruh negara termasuk Indonesia.

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang muncul sejak tahun lalu menjadikan tahun 2020 sebagai tahun terburuk bagi Indonesia dan semua negara di dunia. Kondisi yang tidak pernah dialami oleh siapapun yang masih hidup saat ini.

"Tahun 2020 menjadi kondisi terburuk dalam 150 tahun terakhir," ujar Sri Mulyani dalam Webinar IAEI, Selasa (6/4/2021).

Bendahara negara ini menjelaskan, hingga saat ini ada total 170 negara di dunia yang mengalami kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid-19. Artinya virus ini tidak pandang bulu dan menyerang semua negara baik negara maju maupun berkembang.

Bahkan, negara maju seperti Amerika Serikat pun ikut terkontraksi sangat dalam perekonomiannya. Juga kenaikan rasio utang hingga double digit. Begitu juga dengan negara Eropa yang semuanya terkontraksi.

Untuk Indonesia, kontraksi perekonomian terdalam terjadi pada kuartal II-2020. Ekonomi pada kuartal tersebut minus hingga 5,32%. Ini adalah kontraksi ekonomi terdalam yang dialami Indonesia sejak krisis 97-98 silam.

Adapun kontraksi yang terjadi di Indonesia disebabkan pembatasan sosial yang dilakukan pada saat itu. Ini menyebabkan segara aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat terhenti karena diharuskan menjaga jarak.

"Jadi kita termasuk 170 negara yang alami kontraksi tadi, namun dilihat 2,07% (full year 2020) tingkat keparahan dibandingkan negara-negara yang saya sering lakukan pembandingan agar kita tau, sebab hidup itu ada perspektif jika kita melihat dan tidak hidup sendiri," jelasnya.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading