29 Mobil Baru Kena Diskon Pajak, Enaknya Beli Langsung Tunai!

News - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
04 April 2021 19:58
Calon pembeli melihat mobil baru di Showroom Suzuki di Kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (16/2/2021). Pemerintah memutuskan untuk memberikan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) atau pajak 0%. Insentif tersebut terbagi menjadi tiga tahap yang akan dievaluasi per tiga bulan. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perluasan insentif pajak pembelian mobil hingga mencakup armada bermesin 2.500 cc berpeluang mendorong pemilik dana nganggur untuk membeli mobil baru, terutama bagi kaum super kaya yang jumlahnya menjadi 2,3 juta orang di Indonesia.

Mulai 1 April, perluasan diskon pajak pertambahan nilai barang mewah (PPnBM) untuk mobil resmi berlaku. Perluasan insentif pajak itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 31 Tahun 2021. Aturan itu sekaligus mencabut peraturan sebelumnya yakni PMK 20 yang hanya memberikan diskon pajak bagi mobil sedan 4Ă—2 berkapasitas mesin 1.500 cc.

Dengan perluasan cakupan diskon tersebut, pemerintah berharap bisa memacu pembelian mobil di dalam negeri yang tahun lalu terpukul akibat pandemi sehingga hanya menjual 532.000 mobil atau separuh dari rerata penjualan 5 tahun terakhir yang berkisar 1 juta unit/tahun.


Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menuturkan perluasan kebijakan PPnBM tersebut bakal menambah jumlah tipe mobil yang mendapat manfaat relaksasi. "Kini ada 29 tipe mobil yang bisa memanfaatkan diskon PPnBM dari awalnya hanya 21 tipe," tutur Agus kepada pers, pada Kamis (2/4.2021).

Sejauh ini, survey Lembaga Survei KedaiKOPI menemukan dukungan publik atas kebijakan insentif pajak mobil. Survei mereka mengenai persepsi atas relaksasi PPnBM terhadap 800 responden menyebutkan 74,9% menilai kebijakan itu adil dan 77,6% menyatakan menyetujui.

Di lapangan, agen tunggal pemegang merek (ATPM) kompak melaporkan peningkatan permintaan. Marketing Director PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy menyebutkan sejak 1-8 Maret, total surat pembelian kendaraan (SPK) yang dikeluarkan naik 94-155% secara bulanan.

Peningkatan SPK juga terjadi pada penjualan mobil Honda yang mengalami kenaikan penjualan sekitar 40-60%, sebagaimana dituturkan oleh Business Innovation and Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor Yusak Billy.

Daihatsu juga mencatatkan kenaikan pembelian model yang mendapatkan insentif. nilai lonjakan tersebut, menurut Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi, berkisar 20-40%.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim selama 4 hari berlakunya relaksasi PPnBM, permintaan mobil Suzuki naik 100% secara bulanan. Peningkatan penjualan juga disampaikan oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI) meski dalam tingkat lebih rendah.

Perluasan diskon pajak mobil itu terekam memicu rendahnya angka inflasi pada Maret. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto menyebutkan terjadi penurunan harga mobil pada bulan tersebut.

BPS mencatat, rata-rata harga mobil baru di 46 kota turun 1,54% dengan penurunan harga terbesar terjadi di Manado. Berdasarkan tipe, penurunan untuk kategori kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc rata-rata 10%, sedangkan untuk kategori kubikasi mesin lebih dari 1.500 cc rata-rata turun 7%.

Pembelian Tunai Nikmati Berkah Tertinggi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading