Polisi Capitol AS Tewas Ditikam, Ini Perintah Terbaru Biden

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
03 April 2021 14:50
Authorities tow a car after a man rammed it into a barricade on Capitol Hill in Washington, Friday, April 2, 2021. (AP Photo/Jose Luis Magana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pengendara mobil menabrakan diri ke polisi Capitol AS pada Jumat (2/4/2021). Peristiwa ini menewaskan satu petugas dan melukai yang lainnya.

Insiden ini memaksa kompleks Capitol untuk melakukan penutupan sementara untuk mengantisipasi serangan yang menurut polisi tidak terkait dengan aksi terorisme, seperti dikutip Reuters, Sabtu (3/4/2021).

Polisi sendiri telah menembak, dan tersangka dinyatakan tewas.


Insiden ini membuat Presiden Joe Biden prihatin dan memerintahkan bendera di Gedung Putih diturunkan menjadi setengah tiang. Dalam sebuah pernyataan, dia mengatakan telah memberikan instruksi untuk melakukan penyelidikan.

"Jill dan saya bersedih mengetahui serangan brutal pada pos pemeriksaan keamanan di area Capitol AS yang menewaskan polisi Capitol William Evans dan membuat petugas lainnya berjuang untuk hidup," kata Biden, dilansir AFP.

Biden juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga Evans dan semua yang berduka atas kehilangannya.

Berbagai organisasi media, mengutip sumber, menyebut tersangka adalah Noah Green, pria berumur 25 tahun dari Newport News, Virginia.

Saudara laki-laki Green mengatakan kepada Washington Post bahwa saudara kandungnya berjuang dengan penggunaan narkoba dan paranoia, Keluarganya pun mengkhawatirkan kondisi mentalnya.

President Joe Biden boards Air Force One on departure from John Glenn Columbus International Airport, Tuesday, March 23, 2021, in Columbus, Ohio. (AP Photo/Evan Vucci)Foto: AP/Evan Vucci
President Joe Biden.

Menurut laporan media, Green berbicara di Facebook tentang akhir zaman, anti kristus dan pengendalian pikiran pemerintah. Dia juga menganggur dan memuji pemimpin Nation of Islam Louis Farrakhan.

Facebook mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menghapus akun tersangka dari Facebook dan Instagram dan melakukan kontak dengan penegak hukum.

Polisi mengatakan tersangka tidak diketahui asal-usulnya, dan mereka belum menentukan sikap motivasi apa yang yang mendorong tersangka melakukan aksi tersebut.

Yogananda Pittman, pejabat Kepala Polisi Capitol AS mengemukakan tersangka masuk ke dalam kompleks kemudian menabrak barikade dan keluar dari kendaraan sembari menerjang petugas dengan pisau.

"Dengan sangat berat hati saya mengumumkan salah satu petugas kami telah meninggal karena luka-lukanya," katanya dalam konferensi pers.

Polisi mengidentifikasi petugas yang terbunuh itu adalah William "Billy" Evans, seorang veteran dan ayah dari dua anak. Para pejabat mengatakan petugas lainnya dalam kondisi stabil.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading