Kabar Gembira, DKI Keluar dari Zona Merah Covid-19

News - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
30 March 2021 19:38
Ilustrasi tempat wisata yang ditutup saat PSBB. (CNBC Indonesia/Anderan Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkap kabar baik bahwa DKI Jakarta sudah keluar dari zona merah Covid-19 selama tiga pekan terakhir.

Menurutnya, hal ini bisa terjadi seiring dengan peningkatan testing, tracing, dan treatment (3T) untuk penanggulangan Covid-19. Riza mengklaim, testing yang dilakukan sudah mencapai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan delapan hingga 12 kali lipat di atasnya.

Secara total, sekitar 4,2 juta testing yang sudah dilakukan hingga Minggu (28/3/2021). Keluarnya DKI dari zona merah juga tergambarkan dari penurunan jumlah tempat tidur hingga 50 persen. Angka kesembuhan di DKI Jakarta juga diklaim Riza mencapai 96,3 persen.


"DKI Jakarta alhamdulillah hampir tiga minggu terakhir sudah keluar dari zona merah dan kami terus melaksanakan 3T," kata Riza dalam acara Charta Politika, Minggu (28/3/2021).

Riza menyebut, keterpakaian ruang ICU juga menurun sebanyak 54 persen. Sementara angka kematian akibat Corona menurun di 1,7 persen. "Prinsipnya kami tingkatkan. Alhamdulillah per hari ini tempat tidur kami yang terpakai turun sampai 50 persen atau 3.841 dari 7.699 yang tersedia. Ruang ICU juga turun dari 1.137 ruang ICU di Jakarta," lanjutnya.

Sementara zona merah per 21 Maret 2021, tercatat di 10 wilayah. Berikut 10 wilayah zona merah di Indonesia: 

Sumatera Utara:

- Kota Medan.

Bali:

- Kota Denpasar

- Klungkung

- Tabanan

- Buleleng.

Kalimantan Tengah:

- Barito Timur

- Kota Palangkaraya

- Kapuas.

Nusa Tenggara Barat:

- Kota Mataram.

Nusa Tenggara Timur:

- Kota Kupang.


[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading