MARKET DATA

Ilmuwan Temukan Virus di Kampret yang 94% Identik SARS-Cov-2

Yunik Astutik,  CNBC Indonesia
14 March 2021 18:30
Ilmuwan Temukan Virus di Kampret yang 94% Identik SARS-Cov-2
Foto: Thailand Uji Tes Kelelawar (AP/Sakchai Lalit)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ilmuwan di China melakukan identifikasi Whole genome sequencing virus baru pada kelelawar atau kampret di antaranya RpYN06 yang disebut-sebut 94,5% identik dengan SARS-CoV-2 yang merupakan penyebab Covid-19.

Temuan ini dilaporkan dalam jurnal pre-print biorxiv.org, oleh para peneliti dari Shandong First Medical University dan Shandong Academy of Medical Sciences, China.

Para peneliti menyebut, RpYN06 ini merupakan kerabat paling dekat dengan virus Corona COVID-19 namun tidak ditemukan virus pada kelelawar yang memiliki spike protein sama persis dengan SARS-CoV-2.

Mengutip detikcom, Minggu (14/3/2021) para peneliti mengamati 411 sampel yang dikumpulkan dari 23 spesies kelelawar di Provinsi Yunnan antara 2019 hingga 2020.

Dari 24 genome yang didapatkan, 4 di antaranya berkerabat dengan SARS-CoV-2 dan 3 berkerabat dengan SARS-CoV. Kelelawar selama ini dikenal sebagai host atau inang bagi berbagai virus yang bisa memicu penyakit pada manusia. Para ilmuwan juga memprediksi kemunculan penyakit baru dari hewan yang mereka sebut 'Disease-X'.

"Studi kami menyoroti keragaman virus kelelawar yang luar biasa pada skala lokal dan kerabat dari SARS-CoV-2 dan SARS-CoV bersirkulasi pada spesies satwa liar di wilayah geografis yang luas di Asia Tenggara dan Tiongkok selatan," kata tim, sebagaimana dilaporkan news-medical.

"Data ini akan membantu memandu upaya pengawasan untuk menentukan asal-usul SARS-CoV-2 dan virus korona patogen lainnya," imbuhnya.

Dijelaskan pula, empat dari tujuh virus corona pada manusia diketahui berasal dari zoonosis. Ini termasuk virus SARS-CoV yang bertanggung jawab atas wabah SARS 2002 hingga 2004 dan virus corona pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) yang bertanggung jawab atas berbagai wabah penyakit pernapasan parah di Timur Tengah sejak 2012.

(hoi/hoi) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Tiga Tahun Pandemi, Warga Wuhan Sudah Nggak Takut Covid


Most Popular
Features