Keyakinan Konsumsen RI Membaik, Tapi Belum Yakin Betul Sih...

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
08 March 2021 11:24
Pengunjung memelih pakaian yang dijual oleh salah satu tenant di Blok M Plaza, Jakarta, Rabu (6/3/2019). Untuk meningkatkan pengunjung manajemen Blok M Plaza merenovasi sejumlah fasilitas. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Keyakinan konsumen di Indonesia pada Februari 2021 membaik dibandingkan bulan sebelumnya. Namun konsumen sepertinya belumkunjung percaya diri menghadapi perekonomian saat ini hingga enam bulan ke depan.

Hal ini tergambar dalam hasil Survei Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI). Pada Februari 2021, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat 85,8, sedikit membaik ketimbang bulan sebelumnya yang sebesar 84,9.

IKK menggunakan angka 100 sebagai titik mula. Kalau masih di bawah 100, maka artinya konsumen belum percaya diri dalam menghadapi situasi ekonomi.


"Keyakinan konsumen terpantau menguat pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 1-3 juta per bulan. Secara spasial, keyakinan konsumen membaik di 7 kota yang disurvei, dengan kenaikan tertinggi di kota Surabaya, diikuti oleh Manado dan Makassar," sebut keterangan tertulis BI yang dirilis Senin (8/2/2021).

Keyakinan konsumen yang membaik pada Februari 2021, lanjut keterangan BI, didorong oleh persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini, baik dari aspek ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, maupun ketepatan waktu pembelian barang tahan lama. Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan tetap positif dan relatif stabil dibandingkan dengan ekspektasi pada bulan sebelumnya, ditopang oleh ekspektasi terhadap penghasilan ke depan.


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading