Kejar Ekonomi Tumbuh 5%, Jokowi: Mana Pak Bahlil?

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
05 March 2021 09:51
Peresmian Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Sindang Sari, Kota Serang, 4 Maret 2021. (Tangkapan layar Youtube Setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut tidak menutup kemungkinan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini menembus angka di atas 5%.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Naisonal XVII Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Tahun 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2021 ini ditargetkan 4,5% - 5,5%. Artinya kurang lebih 5%. Artinya dalam waktu setahun, kita harus membalikkan -2,19% menjadi plus 5%, bahkan mungkin bisa lebih," kata Jokowi.


Jokowi menegaskan kunci untuk kembali menggeliatkan roda perekonomian nasional tak lain dari investasi. Kehadiran investasi secara langsung akan membuka lapangan pekerjaan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"Mana pak Bahlil [Kepala BKPM]? Kuncinya ada di pak Bahlil, kepala BKPM," kata Jokowi.

Jokowi mengaku memberikan 'tekanan' terhadap pimpinan otoritas investasi untuk mengejar target tahun ini. Menurutnya, hal tersebut adalah hal wajar mengingat dalam situasi seperti ini negara lain juga melakukan hal serupa.

"Tiap hari saya telepon, saya tanya terus bisa berapa persen tahun ini? Berapa triliun? Bisa naik? Siapa yang masuk? Sudah sampe mana? Target kecapai engga tiap hari? Untung orangnya tenang dan semangat. Kalau enggak mungkin drop udah," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading