Tambang Emas Ilegal di Sulteng Makan Korban, 5 Orang Tewas

News - Wilda Asmarini, CNBC Indonesia
25 February 2021 17:20
Tambang Emas Ilegal di Sulteng Longsor. (AP/Abdee Mari)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tambang emas ilegal di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, longsor kemarin, Rabu (24/02/2021). Akibatnya, lima orang tertimbun longsor ditemukan meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya dikabarkan masih hilang.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supratno kepada detikcom, Kamis (25/02/2021).

"Hasil evakuasi ditemukan lima orang meninggal dunia, dua dilaporkan hilang, kemudian lima lagi luka-luka," tuturnya, seperti dikutip dari detikcom, Kamis (25/2/2021).


Peristiwa longsor yang menimpa area tambang emas ilegal itu tepatnya terjadi di Dusun Sina'a, Desa Buranga, wilayah Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng. Longsor terjadi pada Rabu (23/02/2021) lalu sekitar pukul 18.00 WITA.

Didik mengatakan, tim gabungan masih bahu-membahu melakukan evakuasi di lokasi. Dia menyebut, proses evakuasi masih terus dilakukan lantaran tidak menutup kemungkinan masih adanya korban lain yang tidak sempat terdata, mengingat tambang emas ini berstatus ilegal.

"Sekarang pihak Kepolisian dan teman-teman instansi lain seperti Basarnas, Tagana, BPBD Kota dan Provinsi, dan TNI, masih melakukan upaya pencarian terhadap korban," tutur Didik.

Menurutnya, posisi lokasi longsor berada di wilayah terpencil. Untuk memudahkan proses evakuasi, tim gabungan telah menerjunkan sejumlah alat berat ke lokasi.

"Sampai sekarang masih evakuasi. Untuk mempermudah prosesnya, dua ekskavator dan sejumlah mesin penyedot air atau lumpur sudah difungsikan di lokasi," katanya.

Dia mengatakan, tambang emas ini telah beroperasi sejak dulu.


BERITA SELENGKAPNYA >>> KLIK DI SINI


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading