Bappenas: Herd Immunity RI Tercapai di Maret 2022

News - Cantika Adinda, CNBC Indonesia
22 February 2021 17:20
Suharso Monoarfa. Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan dalam program vaksinasi Covid-19, herd immunity di Indonesia akan tercapai pada Maret 2022.

"Dalam rangka herd immunity dan bila tidak ada aral melintang, selama 15 bulan ke depan, Indonesia akan mencapai herd immunity di Maret 2022," jelas Suharso dalam siaran resminya, Senin (22/2/2021).

Suharso optimistis herd immunity di Indonesia bisa tercapai pada 22 Maret 2022, karena dilihat berdasarkan jumlah vaksin yang sudah tersedia untuk disuntikan ke hampir 182 juta penduduk Indonesia, dengan usia di atas 18 tahun dengan 15% stok lebih sebagai cadangan.


Dari total 182 juta penduduk yang akan divaksin, 40% diantaranya ditargetkan memperoleh penyuntikan lebih cepat. Sesuai dengan jumlah vaksin yang beredar, vaksin untuk 40% penduduk akan selesai pada September mendatang.

Program vaksinasi Covid-19, kata Suharso merupakan salah satu game changer untuk menurunkan angka penularan Covid-19 sekaligus sebagai upaya untuk memulihkan ekonomi.

"Kita pastikan upaya penanganan Covid-19 sejalan dengan langkah pemulihan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) per 21 Februari 2021 menunjukkan tahap satu vaksinasi Covid-19 sudah disuntikan kepada 1,22 juta atau sudah mencapai 83,6% dari target 1,46 juta tenaga kesehatan.

Sebelumnya, Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) mengatakan pemerintah telah menjamin pasokan 420 juta vaksin Covid-19 hingga 2022. Vaksin itu berasal dari berbagai macam produsen vaksin di dunia.

"Indonesia telah mengamankan lebih dari 420 juta dosis vaksin untuk 180 juta penduduk Indonesia," ujar Airlangga dalam sebuah webinar, Kamis (18/2/2021).

Dari bahan presentasi yang dipaparkan oleh Airlangga, pada 2021 pemerintah telah mengamankan vaksin Sinovac 125,50 juta, Novavax 52 juta, Covax/Gavi 54 juta, AstraZeneca 59 juta, dan Pfizer 50 juta.

Kemudian vaksin Covid-19 yang disiapkan untuk 2022 yakni vaksin Novavax 22 juta, Covax/Gavi 24 juta, AstraZeneca 23,8 juta, dan Pfizer 16,49 juta.

Dikalkulasikan, vaksin yang diamankan di tahun ini sebanyak 340,50 juta dan di tahun depan 86,29 juta. Jadi totalnya adalah 426,80 juta vaksin.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading